Bahaya GERD Kronis, Bisakah Lambung Rusak Permanen?

Paparan asam lambung yang naik ke kerongkongan secara terus-menerus dapat memicu komplikasi pada jaringan pernapasan.

Bahaya GERD kronis merupakan risiko nyata bagi kesehatan tenggorokan jika gejala tersebut dibiarkan tanpa diobati. Penyakit ini muncul ketika katup yang menghubungkan lambung dengan tenggorokan tidak dapat menutup dengan baik.

Cairan asam yang naik dapat merusak lapisan mukosa yang sangat peka terhadap sifat korosif dari bahan kimia. Kondisi ini biasanya menyebabkan rasa terbakar yang sangat kuat di area dada hingga ke tenggorokan.

Penderita sering merasa seperti ada yang tersangkut saat mereka mencoba menelan makanan padat atau beberapa jenis cairan. Jika kondisi ini berlangsung lama, kemungkinan terjadinya kerusakan sel epitel pada esofagus akan meningkat.

Kerusakan yang bersifat permanen dapat terjadi jika jaringan parut mulai berkembang dan mempersempit jalan masuk nutrisi. Oleh karena itu, penting bagi penderita untuk menyadari risiko kesehatan ini secepat mungkin sebelum terlambat.

Baca: Apa Ciri Awal Lambung Bocor?

Dampak Jangka Panjang Akibat Bahaya GERD Kronis

Paparan asam yang intens dapat memicu kondisi Barrett’s esofagus yang mengubah struktur sel pada dinding kerongkongan. Sel-sel sehat secara perlahan akan berubah menjadi sel abnormal yang berpotensi menjadi cikal bakal kanker.

Selain itu, bahaya gerd kronis juga dapat memengaruhi kesehatan gigi akibat uap asam yang mencapai mulut. Email gigi akan mengalami pengikisan secara perlahan sehingga gigi menjadi jauh lebih sensitif dan mudah berlubang.

Sistem pernapasan juga tidak luput dari dampak negatif akibat kenaikan asam lambung ke saluran atas. Penderita seringkali mengalami sesak napas atau asma yang memburuk terutama saat mereka sedang tidur malam.

Iritasi kronis pada pita suara dapat menyebabkan suara menjadi serak secara permanen bagi sebagian besar penderita. Penanganan yang komprehensif sangat dokter perlukan untuk menghentikan laju kerusakan organ tubuh yang lebih luas.

Baca: Apakah Lambung Bocor Selalu Menyebabkan Muntah Darah

Mengenali Komplikasi Serius dari Bahaya GERD Kronis

Penyempitan kerongkongan atau striktur esofagus membuat penderita merasa sangat sakit saat melakukan proses menelan makanan sehari-hari. Jaringan parut yang terbentuk akibat luka asam lambung secara bertahap akan menghalangi jalur sistem pencernaan.

Dampak dari bahaya gerd kronis ini seringkali memaksa penderita untuk hanya mengonsumsi makanan yang bertekstur cair. Tubuh akan kekurangan nutrisi penting sehingga sistem imun mengalami penurunan yang cukup signifikan secara drastis.

Peradangan yang tidak kunjung sembuh juga memicu munculnya tukak atau luka terbuka pada bagian dalam esofagus. Luka tersebut sangat rentan mengalami perdarahan yang bisa penderita amati melalui warna kotoran saat pembuangan.

Jadi penderita harus memahami bahwa setiap gejala yang muncul adalah sinyal bahaya bagi kesehatan sistem organ dalam. Konsultasi medis yang rutin akan membantu memantau kondisi katup lambung agar tetap berfungsi dengan baik.

Baca: Kopi dan Asam Lambung: Mengapa Kafein Jadi Musuh Lambung

Cara Mencegah Kenaikan Asam Lambung yang Berulang

Mengatur posisi tidur dengan kepala lebih tinggi terbukti sangat efektif untuk mencegah asam lambung naik. Gravitasi akan membantu menjaga cairan asam tetap berada di dalam lambung dan tidak mengalir ke atas.

Menghindari makan dalam porsi besar sebelum waktu tidur juga menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan pencernaan. Lambung memerlukan waktu sekitar tiga jam untuk mengosongkan isinya secara sempurna sebelum tubuh beristirahat total.

Penderita sebaiknya mulai menjauhi konsumsi cokelat, kafein, dan makanan yang mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Bahan-bahan tersebut dapat melemahkan otot katup kerongkongan sehingga asam lambung menjadi sangat mudah untuk naik.

Menjaga berat badan ideal juga berperan penting dalam mengurangi tekanan berlebih pada area perut penderita gerd. Olahraga ringan yang konsisten akan membantu memperlancar proses metabolisme tubuh dan memperbaiki fungsi otot-otot cerna.

Baca: Bahaya Mie Instan Berlebihan bagi kesehatan lambung

Soluma sebagai Solusi Alami Meringankan Gejala

Mencegah bahaya gerd kronis kini dapat penderita lakukan dengan rutin mengonsumsi Soluma yang kaya akan ekstrak alami. Produk ini meramu temulawak dan kunyit secara khusus untuk membantu menormalkan kembali fungsi sistem pencernaan.

soluma bahaya gerd kronis

Baca: Makanan Cepat Saji Merusak Dinding Lambung simak penjelasannya

Kandungan kayu manis di dalamnya bekerja aktif dalam meringankan rasa terbakar pada dada yang sangat mengganggu kenyamanan. Soluma juga membantu meredakan mual serta perih yang seringkali muncul akibat produksi asam lambung yang berlebih.

Ekstrak daun sembung dan ketumbar memberikan efek relaksasi pada otot lambung agar tidak mudah mengalami kontraksi hebat. Pemakaian secara konsisten akan memberikan perlindungan ekstra bagi dinding kerongkongan penderita dari risiko kerusakan jaringan permanen.

Mulailah langkah pencegahan sejak dini untuk menghindari risiko komplikasi yang jauh lebih berat di masa depan. Kesehatan lambung yang terjaga dengan baik akan memberikan energi yang maksimal bagi tubuh untuk menjalankan rutinitas.

Gunakan Soluma sebagai langkah tepat untuk menjaga lambung tetap sehat dan bebas dari perih setiap hari.