Ketika banyak orang fokus pada masalah obesitas, kondisi kurang berat badan justru sering luput dari perhatian. Padahal, kondisi ini juga membawa dampak serius bagi kesehatan tubuh.
Seseorang masuk kategori kurang berat badan ketika indeks massa tubuh (IMT) berada di bawah 18,5.
Oleh karena itu, memahami dampak serta cara mengatasinya menjadi langkah penting untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Maka, pembahasan ini akan mengulas risiko kesehatan akibat berat badan rendah sekaligus strategi nutrisi yang aman dan efektif.
Mari pahami alasan kondisi ini dapat berbahaya.
Baca: Cara Menambah Nafsu Makan Orang Dewasa Secara Alami
Dampak Kesehatan Jangka Panjang Akibat Kurang Berat Badan
Kurang berat badan bukan sekadar persoalan penampilan. Kondisi ini menandakan tubuh tidak menerima asupan nutrisi yang cukup untuk menjalankan fungsi vitalnya secara optimal.
Oleh sebab itu, dampak dan cara mengatasinya perlu mendapat perhatian serius.
Pertama, sistem kekebalan tubuh dapat menurun drastis. Kekurangan energi, protein, dan mikronutrien membuat sistem imun bekerja kurang optimal.
Akibatnya, tubuh lebih mudah terserang infeksi dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama saat sakit.
Baca: Vitamin untuk Nafsu Makan Terbaik untuk Dewasa dan Lansia
Selain itu, kurang berat badan sering memicu kelelahan kronis dan anemia.
Asupan kalori dan zat besi yang tidak mencukupi menghambat produksi sel darah merah. Kondisi ini menurunkan kemampuan darah membawa oksigen ke jaringan tubuh.
Maka, penderita sering merasa lemas, pusing, dan sulit berkonsentrasi. Pada jangka panjang, ketidakseimbangan hormon juga dapat muncul.
Pada wanita, berat badan yang terlalu rendah sering mengganggu siklus menstruasi, bahkan dapat menyebabkan amenore. Di sisi lain, kekurangan kalsium dan vitamin D meningkatkan risiko penurunan kepadatan tulang sejak usia muda.
Oleh karena itu, penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi berkepanjangan.
Baca: Nafsu Makan Anak Turun? Ini Trik Jitu agar Si Kecil Lahap Lagi
Cara Mengatasi Kurang Berat Badan dengan Surplus Kalori Sehat
Strategi utama untuk mengatasi underweight berfokus pada surplus kalori sehat. Artinya, tubuh harus menerima energi lebih banyak dibandingkan yang digunakan setiap hari.
Namun, peningkatan kalori perlu dilakukan secara terarah agar hasilnya optimal.
Pertama, perbanyak asupan protein berkualitas. Protein berperan penting dalam pembentukan massa otot dan jaringan tubuh.
Konsumsi telur, ikan, daging tanpa lemak, tempe, serta kacang-kacangan membantu meningkatkan berat badan secara sehat.
Dengan begitu, tubuh membentuk otot, bukan sekadar menumpuk lemak. Selanjutnya, tambahkan sumber karbohidrat dan lemak sehat.
Alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh menyediakan kalori tinggi dengan volume kecil. Strategi ini sangat membantu bagi individu dengan kapasitas makan terbatas.
Selain jenis makanan, frekuensi makan juga memegang peran penting. Alih-alih memaksakan porsi besar, makanlah 5–6 kali sehari dengan porsi sedang.
Pola ini membantu tubuh menerima asupan kalori secara konsisten tanpa membuat perut terasa tidak nyaman.
Baca: Penyebab Orang Kehilangan Nafsu Makan
Herbacuma Membantu Mengatasi Kurang Berat Badan dari Akar Masalah

Banyak orang kesulitan menaikkan berat badan karena nafsu makan yang rendah.
Kondisi ini sering berkaitan langsung dengan gangguan pencernaan ringan. Di sinilah Herbacuma berperan sebagai suplemen herbal pendukung nafsu makan.
Herbacuma memiliki kandungan temulawak, kunyit, buah adas, dan daun pepaya. Temulawak dan kunyit membantu merangsang produksi empedu serta enzim pencernaan.
Proses ini membuat sistem cerna bekerja lebih efisien dan siap menerima makanan. Sementara itu, buah adas membantu mengurangi rasa kembung yang sering menghambat keinginan makan.
Daun pepaya mendukung pemecahan protein agar tubuh lebih mudah menyerap nutrisi. Dengan demikian, Herbacuma membantu meningkatkan nafsu makan secara alami dan nyaman.
Baca: 5 Makanan Protein Tinggi, Cocok untuk Menambah Berat Badan
Latihan Kekuatan untuk Mendukung Kenaikan Massa Otot
Selain asupan nutrisi, aktivitas fisik yang tepat juga berperan penting.
Latihan kekuatan membantu tubuh mengarahkan kalori ekstra menjadi massa otot. Tanpa stimulasi otot, tubuh cenderung menyimpan kelebihan kalori sebagai lemak.
Latihan seperti squat, deadlift, dan bench press melibatkan banyak kelompok otot sekaligus. Aktivitas ini merangsang pertumbuhan otot dan meningkatkan nafsu makan secara alami.
Oleh karena itu, kombinasi latihan kekuatan, asupan protein tinggi, serta dukungan herbal akan memberikan hasil yang lebih seimbang dan berkelanjutan.
Baca: Kurang Berat Badan: Dampak pada Kekebalan Tubuh
Mengatasi kurang berat badan membutuhkan pendekatan yang konsisten dan terencana. Fokus utama harus mencakup surplus kalori sehat, asupan protein yang memadai, serta penguatan massa otot melalui latihan.
Jika nafsu makan menjadi kendala, dukungan herbal seperti Herbacuma dapat membantu meningkatkan fungsi pencernaan dan rasa lapar secara alami.
Secara keseluruhan, kombinasi nutrisi tepat, aktivitas fisik terarah, dan dukungan pencernaan akan membawa tubuh menuju berat badan ideal yang lebih sehat dan kuat.
Jika tertarik membeli Herbacuma, Anda dapat klik link di bawah ini.




