Kondisi sperma sedikit dikenal dengan istilah oligospermia dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti stres, gaya hidup tidak sehat, konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, hingga paparan polusi dan panas berlebihan.

Oligospermia sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga sulit terdeteksi tanpa pemeriksaan laboratorium. Namun, kondisi ini dapat memengaruhi kesuburan jangka panjang.
Dalam banyak kasus, sel reproduksi dengan jumlah rendah juga memiliki kualitas yang buruk, seperti gerakan lemah atau bentuk tidak normal. Kombinasi ini memperbesar kemungkinan kegagalan dalam proses pembuahan.
Menurunnya kuantitas semen bukan hanya soal kesuburan, tetapi juga menjadi sinyal terganggunya kesehatan reproduksi pria secara umum.
Oleh sebab itu, mengenali penyebab dan dampaknya sedini mungkin menjadi langkah awal dalam upaya perbaikan kondisi.
Dampak Jangka Panjang Sperma Sedikit
Masalah sperma sedikit tidak boleh dianggap sepele, terlebih jika seseorang tengah merencanakan keturunan. Risiko utama dari jumlah sperma yang rendah adalah terhambatnya program hamil bersama pasangan.
Selain itu, kondisi ini juga berpotensi menyebabkan tekanan emosional, stres, dan ketegangan dalam hubungan rumah tangga.
Dalam jangka panjang, rendahnya produksi semen bisa menjadi indikasi adanya gangguan hormon atau masalah testis, yang pada akhirnya memerlukan perawatan medis lebih lanjut.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan pola makan, kualitas tidur, dan aktivitas fisik sebagai langkah pencegahan.
Di samping itu, menghindari paparan bahan kimia berbahaya dan menjaga berat badan ideal juga membantu meningkatkan kualitas sperma.
Meskipun masalah sperma sedikit bisa terasa mengkhawatirkan, solusi alami berbasis herbal tetap menjadi pilihan utama banyak pria karena dianggap lebih aman dan minim efek samping.
Baca: Hubungan Olahraga dan Sperma
Solusi Herbal untuk Mendukung Produksi Semen
Salah satu solusi yang aman dan berbahan alami untuk meningkatkan jumlah sperma adalah konsumsi suplemen herbal seperti Vertomen.

Bermanfaat untuk mendukung kesuburan pria, Vertomen mengandalkan perpaduan delima, jahe merah, dan pasak bumi sebagai bahan utamanya.
Delima kaya antioksidan yang melindungi sel sperma dari kerusakan. Jahe merah mendukung peredaran darah dan membantu menjaga hormon tetap stabil.
Pasak bumi terkenal secara luas sebagai tanaman afrodisiak yang dapat merangsang produksi hormon testosteron secara alami.
Vertomen tidak hanya membantu menambah produksi semen, tetapi juga mengentalkan dan meningkatkan stamina pria secara keseluruhan.
Suplemen ini cocok untuk mendukung program hamil bagi suami karena tidak menimbulkan efek samping dan aman untuk konsumsi jangka panjang. Untuk info produk dan pemesanan hubungi WA 08999277308 atau order via marketplace Shopee.




