Habis melahirkan, tubuh perempuan mengalami banyak perubahan yang memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan. Tidak hanya pemulihan luka fisik, tetapi juga proses adaptasi hormon, produksi ASI, serta pemulihan energi yang terkuras.

Masa nifas menjadi fase krusial yang menentukan stabilitas kesehatan ibu dan keberhasilan menyusui. Oleh karena itu, pemberian asupan herbal habis melahirkan seperti Yochanna dan Fulasi menjadi bagian penting dari pemulihan alami pascapersalinan.
Yochanna merupakan kapsul herbal dari ekstrak ikan kutuk, yang dikenal luas dalam mendukung proses penyembuhan luka dan regenerasi jaringan. Sedangkan Fulasi dirancang untuk membantu meningkatkan produksi ASI melalui kandungan biji klabet dan daun katuk.
Keduanya bekerja saling melengkapi, mendukung pemulihan dari dalam dan membantu memenuhi kebutuhan bayi melalui ASI yang lebih lancar dan bergizi.
Herbal Habis Melahirkan untuk Dukung Pemulihan Fisik
Pemulihan habis melahirkan tidak hanya tergantung pada istirahat, tetapi juga pada asupan yang mampu mempercepat perbaikan jaringan tubuh. Dalam hal ini, Yochanna berperan penting melalui kandungan utama ekstrak kutuk yang tinggi akan albumin dan protein.
Kandungan tersebut membantu mempercepat penyembuhan luka pascapersalinan, baik yang terjadi secara alami maupun melalui operasi caesar. Selain itu, albumin dalam kapsul Yochanna membantu mengurangi peradangan dan menjaga keseimbangan cairan tubuh yang sangat penting selama masa nifas.
Proses regenerasi sel berjalan lebih optimal jika tubuh mendapatkan nutrisi pendukung dari sumber alami. Dengan konsumsi teratur, tubuh ibu lebih cepat kembali pulih dan siap menjalani peran baru dengan tenaga yang lebih stabil.
Peran Fulasi dalam Produksi ASI Habis Melahirkan
Menjelang dan setelah melahirkan, tubuh membutuhkan penyesuaian hormon untuk memulai produksi ASI secara alami. Namun, tidak semua ibu langsung mengalami kelancaran menyusui. Di sinilah Fulasi hadir untuk memberikan dukungan alami dalam proses menyusui.

Fulasi mengandung dua bahan utama yaitu biji klabet dan daun katuk. Biji klabet mengandung fitoestrogen yang mendukung peningkatan hormon prolaktin, yaitu hormon penghasil ASI. Sedangkan daun katuk dikenal dalam tradisi pengobatan Nusantara sebagai pelancar ASI yang juga kaya akan zat besi, vitamin A, dan kalsium.
Dengan kombinasi keduanya, Fulasi membantu ibu habis melahirkan dalam dua aspek penting: meningkatkan kuantitas ASI dan menjaga kualitas gizi di dalamnya. Produksi ASI yang cukup bukan hanya bermanfaat bagi bayi, tetapi juga membantu tubuh ibu lebih cepat pulih melalui proses menyusui yang teratur.
Nutrisi Herbal Habis Melahirkan dan Efeknya bagi Kesehatan Mental
Fase habis melahirkan bukan hanya tantangan fisik, tetapi juga mental. Banyak ibu mengalami perubahan suasana hati akibat fluktuasi hormon dan kelelahan. Dalam kondisi ini, kebutuhan nutrisi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas emosi dan mempercepat pemulihan sistem saraf.
Asupan herbal yang tepat, seperti dari Yochanna dan Fulasi, tidak hanya memberi manfaat fisik tetapi juga mendukung keseimbangan psikologis secara alami. Kandungan protein tinggi dalam ekstrak kutuk di Yochanna mendukung regenerasi otot, kulit, dan jaringan dalam.
Proses penyembuhan luka menjadi lebih cepat, tubuh terasa lebih ringan, dan energi lebih stabil. Hal ini berdampak pada suasana hati yang lebih baik karena tubuh merasa lebih siap beraktivitas dan berinteraksi dengan bayi.
Sementara itu, Fulasi memberi kontribusi penting melalui daun katuk dan biji klabet, yang selain merangsang produksi ASI, juga membantu menyeimbangkan hormon pascamelahirkan.
Produksi ASI yang lancar membuat proses menyusui lebih nyaman, mengurangi stres, dan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi. Ketika ibu merasa tubuhnya bekerja secara optimal, kepercayaan diri meningkat, dan tekanan mental akibat adaptasi menjadi lebih ringan.
Kombinasi Yochanna dan Fulasi untuk Pemulihan Total
Menggunakan Yochanna dan Fulasi secara bersamaan adalah langkah strategis untuk pemulihan habis melahirkan yang menyeluruh. Keduanya bekerja dalam spektrum yang berbeda, namun saling menunjang dalam fase pemulihan tubuh dan pemenuhan nutrisi bagi bayi.
Yochanna fokus pada pemulihan luka dan regenerasi sel dengan kandungan protein tinggi dari kutuk. Sementara Fulasi menstimulasi produksi ASI agar menyusui dapat berjalan lancar dan efektif.
Kombinasi ini mendukung keseimbangan tubuh perempuan yang baru melahirkan, baik secara fisik maupun hormonal. Dalam masa pemulihan ini, tubuh ibu sangat sensitif terhadap asupan. Oleh karena itu, penggunaan kapsul herbal yang tidak mengandung bahan sintetis menjadi pilihan aman.
Yochanna dan Fulasi dibuat dari bahan alami tanpa pengawet kimia, sehingga cocok dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu selama masa nifas dan menyusui. Untuk info produk dan pemesanan hubungi WA 08999277308 atau order via marketplace Shopee.




