Daun katuk telah lama dikenal sebagai tanaman pelancar ASI yang digunakan secara turun-temurun. Dalam pengobatan tradisional, daun ini meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin, dua hormon penting dalam proses menyusui.

Kandungan nutrisi seperti vitamin A, B, C, zat besi, dan kalsium menjadikan daun katuk sebagai salah satu bahan herbal terbaik untuk mendukung produksi ASI secara alami.
Banyak ibu menyusui di Indonesia terbiasa mengonsumsi daun katuk dalam bentuk sayur bening atau ramuan rebusan. Namun, di masa kini, tidak semua ibu punya waktu dan tenaga untuk mengolah bahan mentah setiap hari.
Maka dari itu, hadirnya Fulasi menjadi alternatif modern yang tetap mengandalkan kekuatan daun katuk, tetapi dalam bentuk yang lebih praktis dan higienis.
Fulasi Menghadirkan Manfaat Daun Katuk dalam Bentuk Kapsul
Fulasi merumuskan katuk dalam bentuk ekstrak kapsul yang praktis. Proses ekstraksi ini menjaga kandungan aktif di dalam daun katuk tetap stabil dan siap terserap oleh tubuh.

Tidak seperti ramuan tradisional yang bisa berubah kandungan nutrisinya tergantung cara masak, Fulasi menjaga dosis dan kualitas tetap konsisten di setiap kapsulnya.
Dengan penggunaan rutin, Fulasi membantu ibu menyusui mendapatkan manfaat katuk secara maksimal tanpa kerepotan.
Produk ini bebas bahan kimia sintetis, tanpa pemanis, pewarna, atau pengawet tambahan. Formulasi yang bersih dan fokus membuat Fulasi aman untuk konsumsi rutin sebagai pelancar ASI alami.
Jamu Herbal Bersalin Yang Paling Bagus
Daun Katuk Bantu Ibu Menyusui Tetap Sehat dan Bertenaga
Tidak hanya melancarkan ASI, daun katuk juga memberi dukungan nutrisi penting bagi tubuh ibu. Kandungan zat besi di dalamnya membantu mencegah anemia pasca melahirkan, sementara vitamin C mendukung daya tahan tubuh.

Selain itu, tanaman ini juga mengandung senyawa antioksidan yang membantu mempercepat pemulihan tubuh setelah proses persalinan. Dalam Fulasi, manfaat-manfaat ini terjaga berkat proses pengolahan yang higienis dan terstandar.
Ibu yang sedang menyusui tidak perlu khawatir soal kualitas atau keamanan bahan, karena Fulasi mengikuti standar industri herbal yang terpercaya.
Herbal Tradisional yang Relevan untuk Ibu Modern
Kebutuhan ibu menyusui saat ini tidak hanya seputar efektivitas, tetapi juga soal kenyamanan dan efisiensi. Fulasi memahami hal ini dan menghadirkan daun katuk dalam bentuk yang sederhana, tanpa mengurangi manfaat alaminya.
Pendekatan ini menjadikan Fulasi sebagai jembatan antara kekuatan tradisi dan kepraktisan zaman modern. Dengan konsumsi teratur, Fulasi membantu menjaga produksi ASI tetap lancar, menjaga energi tubuh ibu, dan mendukung kesehatan secara menyeluruh selama masa menyusui.
Semua itu hadir dalam satu produk berbasis herbal, tanpa harus ribet memasak atau meracik ramuan setiap hari.
Mengapa Daun Katuk Jadi Pilihan Andal dalam Pelancar ASI
Popularitas katuk sebagai pelancar ASI bukan sekadar kebiasaan turun-temurun, melainkan juga berdasarkan kandungan gizi dan senyawa aktif yang telah dikaji secara ilmiah.
Daun ini mengandung senyawa galaktagog seperti fitokimia, flavonoid, dan sterol alami yang mendorong peningkatan hormon prolaktin. Hormon inilah yang bertugas menstimulasi kelenjar susu agar produksi ASI meningkat.
Beberapa studi di Indonesia bahkan mencatat peningkatan volume ASI pada ibu yang rutin mengonsumsi ekstrak daun katuk daripada yang tidak. Efeknya tidak hanya cepat, tetapi juga stabil, terutama jika dikonsumsi secara konsisten dalam masa menyusui.
Fulasi mengambil manfaat ini dan mengolahnya secara modern. Lewat metode ekstraksi terkendali, Fulasi menghadirkan kandungan daun katuk dalam dosis yang presisi, higienis, dan lebih mudah diserap tubuh.
Dengan begitu, ibu bisa mendapat hasil yang lebih konsisten dibanding mengandalkan ramuan atau masakan harian yang tidak selalu pasti kandungan nutrisinya. Untuk info produk dan pemesanan hubungi WA 08999277308 atau order via marketplace Shopee.




