Kurang tidur, sebuah kebiasaan yang sering kali orang sepelekan di tengah kesibukan modern, ternyata menyimpan bahaya tersembunyi bagi kesehatan.

Banyak yang mengira bahwa begadang sesekali atau mengurangi jam tidur demi mengejar deadline hanyalah konsekuensi kecil dari gaya hidup serba cepat.
Padahal, dampak jangka panjang dari kebiasaan ini jauh lebih serius, salah satunya adalah meningkatnya risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang istirahat kurang dari enam jam setiap malam memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami masalah tekanan darah.
Tips Program Hamil untuk Pasangan Baru
Hubungan Kurang Tidur dan Hipertensi
Saat tubuh terbiasa kurang istirahat, mekanisme biologis alami tubuh mulai terganggu. Hormon stres seperti kortisol dan adrenalin terproduksi secara berlebihan.
Hormon-hormon ini bertugas mempersiapkan tubuh menghadapi ancaman, yang secara fisiologis akan meningkatkan detak jantung dan menyempitkan pembuluh darah.
Jika kondisi ini terus-menerus terjadi akibat kurang tidur kronis, pembuluh darah akan kehilangan elastisitasnya dan tekanan darah akan terus meningkat.
Selain itu, kurang istirahat juga mengganggu keseimbangan hormon lain, seperti hormon leptin dan ghrelin yang mengatur nafsu makan. Keseimbangan yang terganggu ini sering kali memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan tidak sehat, seperti makanan tinggi garam dan lemak.
Pola makan buruk ini, ditambah dengan peningkatan hormon stres, menciptakan lingkaran setan yang semakin memperburuk risiko hipertensi. Kurangnya waktu istirahat juga membuat tubuh tidak sempat memperbaiki sel-sel yang rusak dan mengatur ulang sistem saraf, yang seharusnya terjadi selama tidur.
Akibatnya, tubuh tetap berada dalam kondisi tegang, yang secara tidak langsung berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.
Pantangan Selama Program Hamil Alami
Mencegah Hipertensi dengan Mengelola Kurang Tidur
Mengelola kurang tidur menjadi langkah krusial untuk mencegah hipertensi. Tujuannya bukan sekadar menambah jam tidur, melainkan menciptakan kualitas tidur yang baik.
Jadikan tidur sebagai prioritas, bukan sebagai sisa waktu setelah semua pekerjaan selesai. Mulailah dengan membuat jadwal istirahat yang konsisten, pergi tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan.
Jadwal yang teratur membantu tubuh mengatur siklus sirkadiannya, sehingga tidur menjadi lebih nyenyak.
Ciptakan juga lingkungan kamar yang nyaman. Pastikan kamar gelap, sejuk, dan tenang. Jauhkan gawai elektronik, seperti ponsel atau laptop, setidaknya satu jam sebelum tidur. Cahaya biru dari layar gawai dapat menekan produksi melatonin, hormon yang berperan penting dalam memicu rasa kantuk.
Aktivitas relaksasi ringan, seperti membaca buku atau mendengarkan musik menenangkan, juga bisa dilakukan untuk mempersiapkan tubuh memasuki fase istirahat. Ingat, tidur yang cukup dan berkualitas bukan hanya tentang istirahat, melainkan investasi jangka panjang untuk kesehatan pembuluh darah dan jantung.
Inilah Waktu yang Tepat, Kapan Cek Tekanan Darah?
Jaga Tekanan Darah Tetap Stabil dengan Ocardio
Tentu saja, mengatasi kurang tidur hanyalah salah satu cara untuk menjaga tekanan darah. Bagi yang sudah mengalami masalah tekanan darah tinggi, diperlukan dukungan tambahan untuk mengelolanya.

Kini hadir Ocardio, solusi yang terbuat dari bahan-bahan alami. Ocardio diformulasikan secara khusus untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi secara tradisional.
Yang paling penting, produk ini aman untuk dikonsumsi karena tidak menimbulkan efek samping. Dengan kandungan bahan alami yang telah teruji, Ocardio membantu menjaga tekanan darah tetap stabil sehingga jantung dan pembuluh darah bekerja lebih optimal.
Ocardio bukan hanya sekadar suplemen, melainkan teman setia dalam perjalanan menuju kesehatan yang lebih baik. Jaga tekanan darah tetap terkendali dan raih hidup sehat tanpa khawatir, karena hidup sehat berawal dari jantung yang kuat. Untuk info produk dan pemesanan hubungi WA 08999277308 atau order via marketplace Shopee.



