Minuman tradisional pelancar ASI telah lama menjadi bagian dari perawatan ibu menyusui di berbagai budaya. Pilihan alami ini membantu menjaga produksi ASI tetap stabil sejak masa nifas.

Minuman Tradisional Pelancar ASI dan Perannya bagi Ibu Menyusui
Ibu yang baru melahirkan biasanya mengalami fluktuasi hormon, kelelahan, dan stres yang bisa memengaruhi kelancaran menyusui. Minuman herbal memberikan dukungan alami melalui nutrisi dan senyawa aktif dari tumbuhan.
Berbagai jenis tanaman mampu merangsang produksi ASI, seperti daun katuk, daun kelor, dan biji klabet. Dalam bentuk minuman, bahan-bahan tersebut lebih mudah terserap tubuh.
Minuman tradisional tidak hanya membantu dari sisi produksi, tetapi juga mendukung pemulihan pascamelahirkan serta memperkuat sistem kekebalan ibu.
Bahan-Bahan yang Umum Digunakan dalam Minuman Herbal ASI
Sebagian besar minuman tradisional pelancar ASI menggunakan bahan yang biasa ada dalam pengobatan alami.

Daun katuk, misalnya, mengandung papaverin dan fitokimia yang merangsang hormon prolaktin, yang berperan langsung dalam produksi ASI.
Sementara itu, biji klabet atau fenugreek mengandung senyawa diosgenin yang membantu mengatur keseimbangan hormon menyusui.
Selain itu, daun kelor juga banyak bermanfaat sebagai bahan utama dalam minuman herbal. Kandungan vitamin A, C, zat besi, dan kalsium di dalamnya mendukung kualitas ASI.
Beberapa ramuan lain seperti rempah-rempah jahe, kayu manis, atau kunyit juga bisa memberikan efek pemanasan dan memperbaiki sirkulasi darah, yang penting selama masa menyusui.
Minuman seperti ini biasanya dikonsumsi hangat untuk meningkatkan kenyamanan dan membantu penyerapan zat aktif. Rasa herbalnya khas, dan sebagian ibu menambahkan sedikit madu agar terasa lebih ringan.
Apakah ASI Booster Efektif Digunakan?
Manfaat Tambahan dari Minuman Herbal bagi Ibu
Selain fungsi utamanya sebagai pelancar ASI, minuman tradisional memberikan manfaat tambahan yang mendukung kondisi fisik dan emosional ibu.
Kandungan antioksidan dan senyawa antiinflamasi dalam tanaman herbal dapat membantu mempercepat pemulihan jaringan tubuh setelah persalinan.
Energi yang terkuras saat menyusui juga bisa kembali dengan lebih cepat jika tubuh mendapatkan asupan nutrisi alami.
Beberapa ramuan juga berfungsi menenangkan sistem saraf, yang membantu menurunkan stres dan meningkatkan kualitas tidur.
Hal ini penting karena stres menjadi salah satu penghambat utama produksi ASI. Ketika tubuh ibu berada dalam kondisi rileks dan tercukupi nutrisinya, kerja hormon prolaktin dan oksitosin pun berlangsung lebih optimal.
Suplemen Herbal yang Mengandung Ekstrak Minuman Tradisional

Meski minuman tradisional pelancar ASI memberikan manfaat, sebagian ibu menyusui tidak sempat meracik sendiri ramuan herbal setiap hari.
Aktivitas mengurus bayi, kurang tidur, dan kelelahan membuat waktu menjadi terbatas. Dalam kondisi seperti ini, suplemen berbahan herbal menjadi alternatif yang praktis.
Salah satu produk yang memanfaatkan manfaat dari bahan alami ini ialah Fulasi, suplemen berbentuk kapsul yang mengandung ekstrak daun katuk dan biji klabet.
Formulanya dirancang untuk membantu ibu menyusui menjaga produksi ASI tanpa repot menyiapkan ramuan manual. Dengan cara minum yang teratur, dua kapsul tiga kali sehari, ibu bisa tetap mendapat manfaat dari tanaman herbal pelancar ASI secara efisien.
Penggunaan suplemen seperti Fulasi tidak menggantikan fungsi makanan alami, tetapi melengkapinya. Dengan pola makan yang baik, cukup cairan, dan istirahat yang cukup, suplemen akan bekerja lebih maksimal.
Untuk info produk dan pemesanan hubungi WA 08999277308 atau order via marketplace Shopee.



