Secara medis ASI yang bagus bukanlah dinilai dari seberapa kental teksturnya karena ASI cair maupun kental sama sama normal dan memiliki fungsi gizi yang sangat penting bagi bayi. Perbedaan kekentalan ini terjadi secara alami dalam satu sesi menyusui.
ASI yang keluar pada awal sesi menyusui biasanya bertekstur encer atau cair, sedangkan ASI yang keluar pada akhir sesi akan berubah teksturnya menjadi lebih pekat dan kental. Oleh karena itu Ibu tidak perlu cemas apabila hasil perahan ASI terlihat bening atau encer karena hal tersebut sama sekali bukan pertanda kualitas ASI memburuk.
Berikut adalah penjelasan medis mengenai perbedaan tekstur ASI serta fungsi spesifik dari masing masing kekentalan tersebut.
Foremilk: ASI Cair Penghilang Haus
ASI yang bertekstur encer dan keluar pada awal proses menyusui kita kenal sebagai foremilk. Cairan ini umumnya berwarna putih bening atau sedikit kebiruan. Foremilk memiliki kandungan air laktosa protein serta vitamin yang sangat tinggi. Tekstur encer ini didesain khusus oleh tubuh untuk membantu menghilangkan rasa haus bayi dengan cepat serta memberikan asupan energi instan dari laktosa untuk mendukung perkembangan fungsi otak.
Hindmilk: ASI Kental Penambah Berat Badan
Setelah bayi mengisap payudara selama beberapa menit tekstur ASI akan perlahan berubah menjadi lebih kental pekat dan berwarna putih susu atau kekuningan. Cairan fase kedua ini adalah hindmilk. Hindmilk mengandung kadar lemak dua hingga tiga kali lipat lebih tinggi jika dibandingkan dengan foremilk. Kandungan lemak padat inilah yang membuat bayi merasa kenyang lebih lama dan menjadi faktor utama untuk menaikkan berat badan bayi secara bertahap.
Mana Tekstur yang Lebih Bernutrisi?
Kedua jenis tekstur ASI ini sama sama esensial dan saling melengkapi. Bayi membutuhkan foremilk untuk hidrasi dan nutrisi otak serta sangat membutuhkan hindmilk untuk pertumbuhan fisik dan pembentukan jaringan tubuh. Keseimbangan antara cairan encer dan kental ini sangat krusial. Apabila bayi hanya mendapat ASI encer maka bayi akan cepat lapar dan berat badannya sulit mengalami kenaikan yang optimal.
Cara Memastikan Bayi Mendapat Gizi Lengkap
Untuk memastikan bayi menerima asupan gizi lengkap dari foremilk dan hindmilk Ibu harus membiarkan bayi menyusu pada satu sisi payudara hingga payudara terasa benar benar kosong dan lembek. Ibu sangat disarankan untuk tidak terlalu cepat memindahkan posisi bayi ke payudara sebelahnya. Apabila bayi sudah kenyang sebelum payudara kosong Ibu bisa memompa sisa hindmilk tersebut lalu menyimpannya untuk jadwal minum berikutnya.
Dukung Kualitas Kekentalan ASI dengan Nutrisi Optimal
Memproduksi komposisi foremilk dan hindmilk yang seimbang membutuhkan asupan kalori dan nutrisi yang sangat baik dari tubuh Ibu. Apabila Ibu kekurangan nutrisi maka tubuh akan kesulitan memproduksi hindmilk yang kaya akan lemak.
Untuk memastikan kualitas kekentalan ASI selalu optimal Ibu bisa rutin mengonsumsi Fulasi.
Fulasi adalah suplemen pelancar laktasi yang diformulasikan secara khusus dari ekstrak tumbuhan herbal pilihan. Kandungan gizi di dalamnya bekerja efektif membantu tubuh Ibu memproduksi lemak baik sehingga komposisi ASI menjadi lebih kental bernutrisi dan melimpah.
Pastikan kualitas ASI Ibu selalu terjaga. Dapatkan Fulasi asli melalui tautan berikut:
- WhatsApp: 08999277308
- Shopee: Klik di Sini untuk Kunjungi Toko Shopee Kami
Referensi:
- Benarkah ASI Encer Tidak Baik untuk Bayi (Alodokter) https://www.alodokter.com/benarkah-asi-encer-tidak-baik-untuk-bayi
- Mana Lebih Bernutrisi ASI Kental atau Encer (KlikDokter) https://www.klikdokter.com/ibu-anak/ibu-menyusui/mana-lebih-bernutrisi-asi-kental-atau-encer?srsltid=AfmBOoqROuYTez-9cktkD1XKbb9bMShQ1vDgmc2lP1waHiB11TE-9OqU
- ASI Encer Itu Normal Kok Bunda Tak Perlu Khawatir (Halodoc) https://www.halodoc.com/artikel/asi-encer-itu-normal-kok-bunda-tak-perlu-khawatir?srsltid=AfmBOoqEvEznL6bwSVMLJmgdyi93Y4VKLYgrRu_ZJONJJ3-7hMot62Ss




