Rabun dekat atau presbiopi muncul pada hampir semua orang seiring bertambahnya usia, biasanya mulai terasa setelah usia 40 tahun.
Kondisi ini terjadi karena hilangnya fleksibilitas lensa mata, membuat fokus pada objek dekat menjadi sulit.
Meskipun latihan mata harian tidak dapat mengembalikan elastisitas lensa sepenuhnya, latihan rutin dapat memperkuat otot-otot mata eksternal dan meningkatkan kesadaran visual.
Selanjutnya, kita akan membahas cara latihan mata harian yang efektif serta dukungan nutrisi optimal agar penglihatan tetap nyaman.
Baca: Perawatan Lensa Kontak: Aturan Pakai dan Perawatan Tepat
Rabun Dekat, Hilangnya Daya Akomodasi Lensa
Rabun dekat muncul akibat dua faktor utama:
- Pengerasan Lensa
Lensa mata kehilangan elastisitas seiring waktu, sehingga sulit menyesuaikan bentuk untuk memfokuskan cahaya dari objek dekat ke retina.
- Kelemahan Otot Siliaris
Otot siliaris yang menarik dan melepaskan lensa untuk fokus dapat melemah jika jarang digunakan.
Latihan mata harian bertujuan menjaga otot siliaris tetap aktif dan merangsang sirkulasi darah, walaupun lensa tidak dapat dilunakkan kembali.
Dengan latihan rutin, mata juga menjadi lebih responsif terhadap cahaya dan fokus dekat.
Baca: 9 Cara Mengobati Mata Buram Secara Alami
5 Latihan Mata Harian untuk Mengatasi Rabun Dekat
Berikut panduan latihan mata harian yang dapat dilakukan 10-15 menit setiap hari:
- Latihan Memfokuskan Jarak (Near-Far Focus)
Latihan ini melatih otot siliaris untuk berakomodasi. Pegang jari atau pensil sejauh lengan, lalu perlahan dekatkan ke hidung hingga fokus mulai kabur.
Alihkan pandangan ke objek jauh selama 20 detik, ulangi 10-15 kali. Latihan ini meningkatkan kemampuan mata beradaptasi dari jarak dekat ke jauh dengan lebih cepat.
- Latihan Angka Delapan
Gerakan ini memperluas fleksibilitas dan rentang otot mata eksternal.
Bayangkan angka delapan raksasa berbaring di dinding, lacak bentuknya perlahan dengan mata selama 1-2 menit, kemudian ubah arah. Latihan ini melatih kontrol mata dan koordinasi gerak.
Baca: Ini Tanda Mengalami Stres Mata
- Palming (Relaksasi Mata)
Tujuan utama palming mengurangi kelelahan mata akibat layar digital. Gosok telapak tangan hingga hangat, tutup mata dengan telapak tangan cekung selama 3-5 menit.
Kegelapan dan kehangatan merangsang otot mata untuk rileks, sekaligus menenangkan sistem saraf.
- Zooming Visual
Latihan ini meniru near-far focus dengan intensitas lebih tinggi.
Fokus pada objek dekat beberapa detik, lalu langsung alihkan pandangan ke objek jauh tanpa menggerakkan kepala, ulangi 10 kali. Aktivitas ini meningkatkan koordinasi otot siliaris dan respons fokus mata.
- Kedipan dan Break (Aturan 20-20-20)
Setiap 20 menit menatap layar, istirahat 20 detik dan lihat objek sejauh 6 meter. Saat istirahat, kedipkan mata 5-10 kali untuk melumasi permukaan mata dan mencegah kekeringan.
Latihan sederhana ini juga mengurangi kelelahan visual dan mendukung kenyamanan penglihatan.
Baca: Benarkah Layar Gadget Merusak Mata?
Rabun Dekat Butuh Nutrisi Internal untuk Mata

Latihan mata lebih efektif jika didukung nutrisi memadai. Rabun dekat dan kondisi mata lainnya diperburuk oleh stres oksidatif dan sirkulasi darah yang buruk.
Ometa menyediakan dukungan internal untuk menjaga mata tetap sehat dan responsif. Kandungan Ometa yaitu Bilberry, Wortel, dan Sambiloto.
Bilberry kaya antosianin, meningkatkan sirkulasi darah mikro di retina dan mendukung adaptasi mata terhadap cahaya redup.
Wortel (Beta-Karoten) akan memberikan vitamin A penting untuk retina, membantu mencegah rabun senja.
Sambiloto membantu efek antiinflamasi dan antioksidan, melindungi sel mata dari kerusakan radikal bebas yang mempercepat penuaan mata.
Dengan nutrisi yang tepat, otot mata bekerja lebih efisien dan latihan mata harian memberikan hasil optimal.
Baca: Apa Saja yang Dapat Merusak Mata Tanpa Sadar?
Gaya Hidup Pelengkap untuk Penglihatan Optimal
Selain latihan dan suplemen, gaya hidup sehat memperkuat pengelolaan rabun dekat:
- Tidur Cukup
Mata memulihkan diri saat tidur. Kurang tidur mempercepat kelelahan dan memperburuk penglihatan.
- Hindari Rokok
Rokok meningkatkan risiko katarak dan degenerasi makula. Menghindari rokok membantu mempertahankan kualitas lensa dan retina.
Baca: Kesehatan Retina Mata: Peran Buah Bilberry yang Unik
- Konsumsi Omega-3
Ikan berlemak seperti salmon dan sarden mendukung kelembapan mata dan mengurangi mata kering.
- Cahaya yang Tepat
Gunakan pencahayaan cukup saat membaca atau bekerja untuk mengurangi ketegangan otot mata.
- Istirahat Rutin dari Layar
Selain aturan 20-20-20, istirahat panjang setiap 2-3 jam membantu mata rileks dan memperbaiki fokus.
Dengan kombinasi latihan, nutrisi dari Ometa, dan gaya hidup sehat, mata tetap nyaman meski menghadapi presbiopi.
Baca: Mata Katarak Usia Muda: Faktor Pemicu dan Solusinya
Rabun dekat merupakan bagian alami dari penuaan, namun gejalanya dapat dikelola.
Latihan mata harian seperti near-far focus dan palming menjaga vitalitas otot siliaris, sedangkan Ometa menyediakan nutrisi antioksidan dan dukungan sirkulasi penting.
Menggabungkan latihan, suplemen, dan gaya hidup sehat menciptakan strategi nantinya membantu penglihatan yang nyaman dan jernih.
Konsistensi dalam perawatan mata menjadi kunci agar tetap fokus dekat tanpa mengorbankan kualitas hidup.
Bila ingin membeli Ometa, silakan kunjungi toko resmi di bawah.




