Protein Tambah Berat Badan: Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi?

Protein biasanya dimanfaatkan untuk menambah berat badan.

Konsumsi protein akan tambah berat badan, apakah ini fakta?Untuk beberap orang, tujuan mengonsumsi protein lebih sering yaitu untuk menambah berat badan.

Menambah berat badan berarti menambah massa otot, bukan hanya lemak.Dalam proses ini, protein berupa makronutrienlah yang paling penting.

Protein tambah berat badan karena protein menjadi bahan baku utama untuk perbaikan dan pertumbuhan jaringan otot.

Oleh karena itu, memahami peran protein dan terutama kapan waktu terbaik mengonsumsi protein dapat memaksimalkan hasil bulking Anda.

Mari membahas prinsip dasar surplus kalori dan peran protein.

Baca: Kurang Berat Badan: Mitos atau Fakta Susah Hamil?

Surplus Kalori dan Peran Protein

Untuk menambah berat badan, Anda harus mencapai surplus kalori. Surplus kalori berarti Anda mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang Anda bakar setiap hari.

Namun, tanpa protein yang cukup, surplus kalori tersebut cenderung disimpan sebagai lemak.

Protein untuk Massa Otot

Protein mencegah tubuh memecah otot untuk energi. Zat ini merangsang sintesis protein otot (Muscle Protein Synthesis/MPS).

Faktanya, untuk menambah massa otot secara efisien, asupan protein harus berkisar antara 1.6-2.2 gram per kilogram berat badan.

Baca: Kurang Berat Badan: Dampak pada Kekebalan Tubuh

Kualitas Protein

Pilih sumber protein berkualitas tinggi, seperti daging tanpa lemak, unggas, telur, produk susu, dan protein whey atau kasein.

Maka, protein ini mengandung semua asam amino esensial yang diperlukan tubuh.

Baca: 5 Makanan Protein Tinggi, Cocok untuk Menambah Berat Badan

Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Protein untuk Tambah Berat Badan?

Waktu konsumsi protein memiliki dampak pada efisiensi penambahan massa otot, terutama jika dikombinasikan dengan latihan beban.

1. Sebelum Tidur

Waktu tidur merupakan periode puasa terlama bagi tubuh. Tubuh rentan memecah otot untuk energi (katabolisme).

Oleh karena itu, mengonsumsi protein yang dicerna lambat (seperti kasein atau cottage cheese) sebelum tidur adalah waktu yang sangat baik.

Sebab, ini memberikan pasokan asam amino stabil ke otot sepanjang malam.

2. Pasca Latihan (Post-Workout)

Periode 30-60 menit setelah latihan beban dikenal sebagai jendela anabolik. Otot sangat sensitif terhadap nutrisi.

Maka, mengonsumsi protein cepat serap (seperti protein whey) membantu memulai proses perbaikan dan pertumbuhan otot dengan cepat.

3. Sarapan Pagi

Setelah puasa semalam, tubuh membutuhkan nutrisi.

Protein tambah berat badan saat sarapan membantu memulai MPS dan menjaga rasa kenyang lebih lama.

Baca: Kegunaan Herbacuma untuk Menambah Berat Badan Secara Sehat

4. Merata Sepanjang Hari

Daripada mengonsumsi protein dalam dua porsi besar, distribusikan asupan protein secara merata (sekitar 20–40 gram per kali makan) setiap 3–4 jam. Faktanya, ini menjaga laju sintesis protein otot tetap optimal.

Untuk efisiensi anabolik, cobalah membagi total kebutuhan protein harian Anda menjadi 5–6 porsi kecil yang tersebar rata.

Oleh karena itu, ini menjaga otot terus menerima bahan bakar. Selain itu, selalu kombinasikan protein pasca-latihan dengan karbohidrat.

Karbohidrat memicu insulin. Insulin merupakan hormon yang membantu protein disalurkan ke sel otot.

Baca: Vitamin Penambah Nafsu Makan yang Bikin Berat Badan Lebih Ideal

Tantangan Penambahan Berat Badan dan Peran Herbacuma

Banyak orang yang kesulitan tambah berat badan mengalami dua masalah utama, nafsu makan rendah dan penyerapan nutrisi yang buruk.

Kedua masalah ini menghalangi pencapaian surplus kalori.

  • Rendahnya Nafsu Makan

Untuk mencapai surplus kalori, Anda perlu makan lebih banyak. Namun demikian, jika nafsu makan rendah, upaya ini menjadi sangat sulit.

  • Penyerapan Nutrisi

Jika Anda makan banyak tetapi nutrisi tidak terserap secara efisien oleh usus, kalori yang terhitung menjadi sia-sia.

Baca: Olahraga Ringan Untuk Menambah Berat Badan

Protein Tambah Berat badan Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi

Oleh karena itu, Anda perlu mengoptimalkan fungsi pencernaan. Di sinilah produk Herbacuma dapat menjadi pelengkap diet Anda.

Herbacuma mengandung Kunyit dan Temulawak. Kedua rimpang ini dikenal merangsang nafsu makan dengan meningkatkan sekresi empedu dan asam lambung.

Dengan demikian, ini membantu Anda makan lebih banyak tanpa merasa begah.Buah Adas dan Daun Pepaya akan membantu proses pencernaan. Buah Adas mengurangi kembung.

Daun Pepaya kaya papain, enzim yang membantu memecah protein.

Maka, Herbacuma memastikan protein yang Anda konsumsi terserap secara maksimal, mendukung tujuan protein tambah berat badan.

Baca: Apa Itu Suplemen Herbal Herbacuma Penambah Berat Badan?

Strategi protein tambah berat badan paling efektif yaitu menggabungkan asupan protein tinggi yang merata sepanjang hari.

Terutama pada waktu kritis seperti pasca-latihan dan sebelum tidur.Maka dari itu, disiplin dalam kapan waktu terbaik mengonsumsi protein menjadi kunci.

Secara keseluruhan, bagi mereka yang berjuang dengan nafsu makan atau penyerapan, dukungan Herbacuma dapat membantu memastikan kalori dan protein yang Anda butuhkan terpenuhi.

Dengan konsistensi dan waktu yang tepat, penambahan massa otot yang berkualitas bisa tercapai lebih efektif.

Jika ingin membeli Herbacuma, klik link toko resmi di bawah ini.