Proses ejakulasi sering orang anggap sebagai satu kejadian tunggal, padahal sebenarnya ini merupakan puncak dari rangkaian respons biologis yang sangat kompleks.
Ini merupakan mekanisme tubuh yang melibatkan koordinasi presisi antara otak, sistem saraf, dan otot-otot di area panggul.
Banyak pria mengalaminya sepanjang hidup tanpa pernah benar-benar memahami apa yang terjadi di dalam tubuh mereka saat klimaks tercapai.
Membedah cara kerjanya membantu memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi, baik mempercepat maupun memperlambat waktu terjadinya.
Baca: Seperti Apakah Ejakulasi Itu? Ini Penjelasan Ilmiah dan Faktanya
Sinyal dari Otak: Pemicu Utama Proses Ejakulasi
Seluruh proses ejakulasi sebenarnya dimulai jauh dari organ panggul, yakni di dalam otak.
Ketika seorang pria menerima rangsangan fisik, visual, atau fantasi yang intensitasnya cukup, sistem saraf pusatnya akan mencapai titik ambang batas.
Para ahli sering menyebut titik ini sebagai “titik tak bisa kembali” (point of no return).
Begitu titik ini tercapai, otak secara otomatis mengirimkan serangkaian perintah melalui sumsum tulang belakang ke organ-organ reproduksi.
Ini merupakan respons tanpa sengaja yang sangat cepat, yang menjelaskan mengapa seorang pria tidak bisa menghentikannya begitu proses ini terjadi.
Baca: Mengapa Ereksi Tidak Bertahan Lama?
Fase Pertama: Emisi atau “Pemuatan” Air Mani
Banyak yang tidak menyadari bahwa proses ejakulasi terdiri dari dua fase berbeda.
Para ahli menyebut fase pertama sebagai emisi. Selama fase ini, berbagai komponen air mani (semen) dikumpulkan menjadi satu.
Otot-otot kecil di sekitar epididimis dan vas deferens berkontraksi untuk mendorong sel sperma.
Pada saat yang sama, kelenjar prostat dan vesikula seminalis juga ikut berkontraksi, melepaskan cairan seminal mereka (yang kaya akan fruktosa dan nutrisi lain).
Semua cairan dan sperma ini kemudian bercampur di dalam uretra prostatika (pangkal saluran kencing), lalu siap untuk keluar.
Baca: Ejakulasi Dini Adalah Kondisi yang Bisa Teratasi, Begini Caranya
Ekspulsi atau Kontraksi yang Terasa
Fase kedua, yaitu ekspulsi, kita mengenalnya sebagai ejakulasi.
Segera setelah fase emisi selesai, otot-otot di dasar panggul, terutama otot bulbospongiosus, mulai berkontraksi secara ritmis, kuat, dan tanpa sengaja.
Kontraksi berirama inilah yang mendorong air mani yang telah terkumpul tadi untuk menyembur keluar dari tubuh melalui uretra.
Rangkaian kontraksi ini biasanya terjadi dalam interval sekitar 0,8 detik dan ada sensasi kenikmatan intens bernama orgasme (meskipun orgasme dan ejakulasi secara teknis adalah dua proses terpisah yang biasanya terjadi bersamaan).
Baca: Contoh Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Dikenali Sejak Dini
Memahami Proses Ejakulasi untuk Mengontrol Waktu
Dengan memahami bahwa pemicu proses ejakulasi sangat bergantung pada sinyal saraf dan tingkat sensitivitas, kita dapat memahami mengapa beberapa pria mengalaminya ejakulasi dini.
Ejakulasi dini terjadi karena pemicu rangsangan di otak tercapai terlalu cepat, atau karena area penis terlalu sensitif terhadap rangsangan fisik.
Untuk membantu pria yang ingin mendapatkan kontrol lebih baik atas waktu klimaks, solusi eksternal dapat sangat membantu.
Baca: Ini Penyebab Ereksi kurang Maksimal & Tidak Bertahan Lama
Peran Zhengswi Spray dalam Mengelola Sensitivitas

Di sinilah produk seperti Zhengswi Spray berperan.
Zhengswi Spray hadir sebagai produk topikal (semprot) yang praktis, khusus untuk membantu pria agar bisa bertahan lebih lama saat berhubungan.
Produk ini bekerja dengan cara membantu mengurangi sensitivitas berlebih pada area kulit penis secara lokal.
Komposisinya memanfaatkan kombinasi bahan-bahan alami pilihan, seperti ekstrak Tribulus Terrestris yang bermanfaat untuk vitalitas.
Selain itu, kandungannya diperkaya dengan bahan-bahan yang menenangkan seperti Minyak Zaitun.
Ekstrak herbal bermanfaat lainnya juga turut melengkapi seperti Kunyit, Kayu Manis, dan Jahe.
Dengan membantu mengurangi sensitivitas, Zhengswi Spray membantu pria menunda tercapainya titik klimaks, sehingga memberikan kontrol lebih baik atas kapan proses ejakulasi terjadi.
Bagi yang tertarik, akses informasi produk, konsultasi gratis, dan pemesanan selanjutnya bisa melalui link di bawah ini.




