Memahami faktor penyebab wasir merupakan langkah krusial untuk pencegahan dan penanganan yang efektif.
Wasir adalah kondisi pembengkakan pembuluh darah vena di area anus dan rektum bagian bawah.
Kondisi ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti rasa nyeri, gatal, sensasi panas, dan bahkan pendarahan saat buang air besar.
Meskipun umum terjadi, banyak orang cenderung mengabaikan gejalanya hingga menjadi parah.
Padahal, sebagian besar pemicu wasir berkaitan erat dengan kebiasaan dan gaya hidup sehari-hari yang sebetulnya dapat diubah untuk mengurangi risiko.
Baca: Ciri – Ciri Wasir yang Harus Segera Diperiksa Dokter
Tekanan Berlebih, Faktor Utama Penyebab Wasir
Pada dasarnya, wasir terbentuk akibat adanya peningkatan tekanan berlebihan dan berkepanjangan pada pembuluh darah di area panggul dan rektum.
Tekanan inilah yang membuat pembuluh darah membengkak.
Beberapa aktivitas atau kondisi spesifik meningkatkan tekanan antara lain mengejan terlalu kuat saat buang air besar.
Ini merupakan pemicu paling umum: sembelit atau konstipasi kronis.
Ketika tinja keras dan sulit dikeluarkan, seseorang secara otomatis akan mengejan lebih kuat.
Selain itu, kebiasaan duduk terlalu lama di toilet, apalagi sambil bermain gawai, dapat menyebabkan darah menggenang di area anus dan meningkatkan tekanan.
Faktor mekanis lain seperti kehamilan pada wanita, di mana berat janin menekan area panggul, serta kondisi obesitas yang memberikan beban ekstra, juga berkontribusi signifikan.
Baca: Kelebihan Hemotera Obat Wasir Dibanding Obat Kimia di Pasaran
Faktor Penyebab Wasir Akibat Pola Hidup
Gaya hidup modern yang serba praktis ternyata menyimpan banyak risiko. Pola makan menjadi salah satu kontributor terbesar.
Konsumsi makanan yang rendah serat, seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan, daging merah, dan produk susu, serta kurang mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, dapat menyebabkan sembelit.
Tanpa serat yang cukup, tinja menjadi keras dan kering.
Dehidrasi atau kurang minum air putih memperburuk kondisi ini, membuat tinja semakin sulit melewati usus.
Di sisi lain, gaya hidup kurang gerak atau sedentary juga melemahkan otot-otot di sekitar panggul dan memperlambat sistem pencernaan.
Kebiasaan menunda buang air besar juga tidak baik.
Semakin lama tinja berada di usus besar, semakin banyak air yang terserap kembali, membuatnya semakin keras.
Baca: Apa Penyebab Wasir Muncul? Ini Faktor Pemicu yang Sering Diabaikan
Faktor Risiko Lain
Meskipun pola hidup memegang peranan besar, ada beberapa faktor risiko yang berada di luar kendali seseorang.
Faktor usia salah satunya. Seiring bertambahnya usia, jaringan ikat yang menopang pembuluh darah di rektum dan anus cenderung melemah dan kehilangan elastisitasnya.
Hal ini membuat pembuluh darah lebih mudah membengkak dan menonjol keluar.
Selain itu, faktor genetik atau keturunan juga berperan.
Seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan wasir, memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalaminya.
Hal ini bisa jadi berkaitan dengan dinding pembuluh darah yang secara genetik cenderung lebih lemah atau katup vena yang tidak berfungsi dengan optimal.
Baca: Cara Kerja Hemotera dalam Mengobati Wasir dan Nyeri Anus
Hemotera, Solusi Herbal Meringankan Gejala Wasir
Mengalami gejala wasir yang menyakitkan tentu membutuhkan solusi yang tidak hanya meredakan tetapi juga efektif.
Bagi mereka yang mencari dukungan alami untuk mengatasi keluhan dari dalam, Hemotera dapat menjadi pilihan.

Hemotera adalah suplemen herbal khusus untuk membantu mengatasi benjolan pada anus.
Kombinasi bahan-bahan alaminya bekerja sama membantu meredakan wasir.
Ada Daun Ungu dan Sambiloto, dua herbal dalam pengobatan tradisional dengan sifat anti-inflamasi yang kuat.
Keduanya membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan pada pembuluh darah yang bermasalah.
Produk ini juga mengandung Rimpang Kunyit dan Temu Putih yang berperan sebagai antioksidan untuk membantu proses pemulihan jaringan.
Terakhir, kandungan Lidah Buaya di dalamnya sangat bermanfaat untuk mendukung kesehatan pencernaan dan membantu melunakkan tinja, yang secara langsung mengatasi salah satu akar masalah wasir, yaitu sembelit.
Wasir merupakan kondisi multifaktorial. Dengan mengenali berbagai pemicunya, penderita dapat mengambil langkah untuk mengubah gaya hidup.
Memperbanyak asupan serat dan cairan, rutin berolahraga, serta tidak menunda buang air besar menjadi langkah utama untuk pencegahan.
Tindakan menghindari berbagai faktor penyebab wasir dan mengonsumsi herbal menjadi strategi terbaik untuk menjaga kesehatan area pencernaan bagian bawah.
Bagi yang tertarik, akses informasi produk, konsultasi gratis, dan pemesanan selanjutnya bisa melalui link di bawah ini.




