Kehilangan nafsu makan merupakan masalah umum yang sering diabaikan begitu saja.
Kondisi hilangnya nafsu makan ini membuat seseorang enggan makan atau merasa cepat kenyang.
Meskipun terlihat sepele, ini bisa jadi indikasi masalah kesehatan.
Memahami penyebabnya menjadi langkah awal pemulihan. Kita harus mencari tahu sumber masalahnya.
Baca: Vitamin untuk Nafsu Makan Terbaik untuk Dewasa dan Lansia
Penyebab Emosional dan Psikologis Orang Kehilangan Nafsu Makan
Emosi memegang peran besar dalam selera makan. Kehilangan nafsu makan biasanya dipicu oleh stres berat.
Stres mengaktifkan hormon tertentu dalam tubuh. Hormon ini memperlambat sinyal lapar ke otak.
Selain itu, kecemasan (anxiety) dan depresi juga dapat menjadi penyebabnya. Kondisi mental yang terganggu akan memengaruhi sinyal pencernaan.
Perubahan suasana hati yang drastis juga berdampak. Misalnya, kesedihan mendalam atau rasa tertekan.
Faktor psikologis memerlukan penanganan khusus. Oleh karena itu, kelola kita harus mengelola stres dengan baik.
Carilah dukungan profesional jika kehilangan selera makan dalam waktu lama.
Anoreksia nervosa merupakan gangguan makan serius. Gangguan ini membuat seseorang menolak makan.
Gangguan ini memerlukan intervensi medis segera. Bahkan, beberapa obat psikiatri juga dapat memicu efek samping hilangnya selera makan.
Segera konsultasikan efek samping obat yang Anda konsumsi dengan tenaga medis.
Istirahat yang tidak teratur juga bisa memengaruhi hormon pengatur lapar.
Baca: Apa itu Nafsu Makan dan Mengapa Bisa Menurun?
Kondisi Medis Akut dan Kronis
Ada banyak penyakit dapat menyebabkan kehilangan nafsu makan. Penyakit akut seperti flu, demam, atau infeksi dapat membuat selera akan hilang.
Rasa sakit dan peradangan akan mengganggu sistem pencernaan.
Selain itu, masalah pencernaan seperti maag juga umum terjadi. Rasa mual dan perih membuat seseorang enggan makan.
Penyakit kronis seperti kanker atau gagal ginjal juga termasuk pemicu. Penyakit-penyakit ini memicu pelepasan zat kimia tertentu.
Zat kimia ini akan menekan rasa lapar. Kemudian, masalah hormonal pada tiroid juga dapat menjadi penyebab.
Hormon tiroid mengatur metabolisme tubuh. Maka dari itu, pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting.
Masalah gigi dan mulut juga sering diabaikan. Sariawan, gigi sakit, atau infeksi gusi membuat makan tidak nyaman.
Bahkan, kekurangan Vitamin B12 dapat memengaruhi saraf dan selera.
Peningkatan usia juga dapat mengurangi sensitivitas rasa dan bau. Hal ini membuat makanan terasa kurang menarik.
Maka dari itu, perhatikan juga kesehatan gigi dan mulut.
Baca: Cara Menambah Nafsu Makan Orang Dewasa Secara Alami
Apakah Ada Dukungan dari Herbal?
Mengembalikan selera makan memerlukan perbaikan akar masalah. Salah satunya yaitu memperbaiki sistem pencernaan.
Herbal dapat membantu fungsi pencernaan. Tanaman herbal dengan rasa pahit secara tradisional diyakini merangsang selera.
Herbal juga membantu mengurangi peradangan ringan.
Rekomendasi untuk masalah kehilangan nafsu makan yaitu Herbacuma.

Herbacuma merupakan suplemen herbal dengan kandungan herbal khusus.
Produk ini akan membantu memperbaiki sistem pencernaan. Herbacuma bekerja aktif mengembalikan sinyal lapar Anda.
Baca: Nafsu Makan Anak Turun? Ini Trik Jitu agar Si Kecil Lahap Lagi
Herbacuma, Bantu Atasi Kehilangan Nafsu Makan
Herbacuma memiliki racikan empat bahan alami. Ada kunyit dan temulawak yang mendukung fungsi hati dan empedu.
Kunyit dan temulawak membantu mengurangi peradangan saluran cerna. Selain itu, kandungan buah adas akan membantu mengurangi perut kembung dan gas.
Perut yang nyaman meningkatkan selera makan.
Kemudian, kami menyertakan daun pepaya yang berkhasiat. Daun pepaya memiliki enzim yang membantu pencernaan protein.
Pencernaan yang lancar memicu sinyal lapar lebih cepat. Mengonsumsi Herbacuma dapat menjadi pelengkap pola makan harian Anda.
Herbacuma juga sudah memiliki izin edar BPOM jadi Anda tak perlu khawatir. Usia anak-anak hingga lansia boleh mengonsumsi dengan dosis yang tercantum.
Baca: Apa Obat Alami Nafsu Makan?
Strategi Praktis untuk Meningkatkan Selera Makan
Ciptakan suasana makan yang menyenangkan. Makanlah dengan keluarga atau teman dapat membantu.
Selain itu, hidangkan makanan dalam porsi kecil namun sering. Porsi kecil biasanya kurang menekan perut. Kemudian, pilih makanan yang kaya nutrisi dan padat kalori.
Variasikan tekstur dan rasa makanan Anda. Rasa yang menarik dapat merangsang indra perasa.
Jangan minum terlalu banyak selama makan. Cairan dapat membuat perut cepat penuh. Maka, minumlah sedikit demi sedikit.
Lakukan aktivitas fisik ringan sebelum makan. Olahraga dapat merangsang hormon lapar.
Siapkan juga makanan dengan penampilan menarik. Makanan yang enak dipandang seringkali menggugah selera.
Jaga kebersihan mulut Anda sebelum makan. Rasa segar di mulut akan cenderung meningkatkan kenikmatan makanan.
Lakukan semua hal ini secara bertahap dan konsisten.
Baca: Tidak Nafsu Makan Pertanda Apa? Waspadai Kondisi Ini
Mengembalikan selera makan merupakan rangkaian proses yang butuh kesabaran dan strategi.
Ingat, makanan merupakan energi bagi tubuh. Jangan abaikan sinyal penolakan dari perut.
Dengan mengidentifikasi penyebab utama, mengelola faktor stres, serta nutrisi alami dari Herbacuma, Anda dapat membuka pintu nafsu makan.
Mulailah mencintai proses pemulihan demi kesehatan yang lebih baik dan hidup yang lebih baik.
Kehilangan nafsu makan mempunyai sebab yang beragam, mulai dari stres hingga kondisi medis.
Mengatasi akar masalah dengan dukungan alami Herbacuma, menjadi jalan terbaik menuju pemulihan.
Jika tertarik dengan Herbacua, silakan lakukan pemesanan dengan link di bawah ini.




