Penyakit Autoimun Hati: Jenis dan Perawatannya

Penyakit Autoimun Hati muncul saat sistem imun salah mengenali sel Liver.

Terkadang sistem imun yang melindungi tubuh justru menyerang Liver. Kondisi ini dikenal sebagai Penyakit Autoimun Hati.

Liver (Hati) merupakan organ Detoksifikasi dan metabolisme utama tubuh. Liver berperan sebagai pusat detoksifikasi dan metabolisme penting tubuh.

Baca : Obat Hepatitis Tanpa Kimia

Penyakit ini bersifat kronis dan memerlukan perawatan jangka panjang. Selain itu, pasien membutuhkan pemantauan medis secara rutin.

Oleh karena itu, pemahaman jenis dan perawatan menjadi langkah awal penting. Hal ini membantu pasien dan keluarga mengelola kondisi secara tepat.

Maka, pembahasan mekanisme dan strategi medis perlu dipahami sejak awal.

Baca: 5 Kebiasaan Ini Pemicu Penyakit Hati

Mekanisme dan Klasifikasi Autoimun Hati

Penyakit Autoimun Hati muncul saat sistem imun salah mengenali sel Liver. Sistem imun menganggap protein Liver sebagai antigen berbahaya.

Akibatnya, sistem imun melancarkan serangan berulang ke jaringan hati. Peradangan kronis kemudian merusak sel Liver secara bertahap. Selain itu, proses ini memicu pembentukan jaringan parut atau fibrosis.

Baca : Obat Gangguan Fungsi Hati Alami

Pada tahap lanjut, fibrosis berkembang menjadi sirosis hati. Ada tiga jenis utama Penyakit Autoimun Hati yang sering ditemukan:

  • Hepatitis Autoimun (AIH)

AIH menyebabkan peradangan hati akibat serangan imun pada hepatosit. Hepatosit merupakan sel utama yang menjalankan fungsi Liver. AIH ditandai peningkatan enzim Liver seperti AST dan ALT.

Selain itu, dokter menemukan autoantibodi spesifik dalam pemeriksaan darah.

Baca: Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Hati

  • Primary Biliary Cholangitis (PBC)

PBC sebelumnya dikenal sebagai Primary Biliary Cirrhosis. Penyakit ini menyerang saluran empedu kecil di dalam Liver.

Kerusakan saluran empedu menghambat aliran empedu normal. Akibatnya, empedu menumpuk dan memicu kerusakan jaringan hati. Faktanya, kondisi ini mempercepat penumpukan toksin dalam tubuh.

  • Primary Sclerosing Cholangitis (PSC)

PSC menyebabkan peradangan pada saluran empedu dalam dan luar Liver. Selain itu, PSC memicu pembentukan jaringan parut di saluran empedu.

Jaringan parut membuat saluran empedu menyempit dan tersumbat. Sebab itu, aliran empedu menjadi terganggu. Menariknya, PSC sering berkaitan dengan penyakit radang usus atau IBD.

Baca: Hepatitis A Menular! Ketahui Risiko dan Cara Alami Merawatnya

Perawatan Autoimun Hati

Tujuan utama perawatan ini yaitu menghentikan serangan imun terhadap Liver. Selain itu, terapi bertujuan mengendalikan peradangan kronis. Dokter spesialis penyakit dalam atau hepatolog memantau terapi secara ketat.

  • Steroid (Prednisone atau Budesonide)

Steroid menjadi pilihan utama dalam penanganan Hepatitis Autoimun. Obat ini bekerja cepat menekan peradangan hati. Setelah kondisi membaik, dokter menurunkan dosis secara bertahap.

Langkah ini bertujuan mencegah efek samping jangka panjang.

Baca : Herbatitis Bisa Bantu Pemulihan Penyakit Organ Hati?

  • Obat Imunosupresan (Azathioprine atau Mercaptopurine)

Imunosupresan sering digunakan bersama steroid. Obat ini juga berfungsi sebagai terapi pemeliharaan jangka panjang. Dengan demikian, sistem imun tetap terkendali setelah fase akut.

  • Asam Ursodeoxycholic (UDCA)

UDCA menjadi terapi standar pada PBC dan PSC. Asam empedu ini membantu melancarkan aliran empedu ke usus.

Selain itu, UDCA mengurangi penumpukan toksin berbahaya di Liver. Faktanya, terapi ini memperlambat kerusakan jaringan hati.

  • Transplantasi Hati

Transplantasi menjadi pilihan saat Liver gagal berfungsi. Biasanya, kondisi ini muncul pada sirosis tahap lanjut. Tindakan ini bertujuan menggantikan Liver yang rusak total.

Baca: Hepatitis C Dapat Sembuh Total? Gejala dan Pengobatan Terbaru

Dukungan Komplementer untuk Kesehatan Liver

Penyakit Autoimun Hati Jenis dan Perawatan yang Ada

Obat resep tetap menjadi dasar perawatan Autoimun Hati. Namun, dukungan tambahan membantu Liver menghadapi tekanan peradangan. Herbatitis hadir sebagai pendamping untuk menjaga kesehatan Liver.

Baca : Obat Herbal Untuk Hepatitis Kronis

Herbatitis memiliki kandungan herbal yang mendukung fungsi hati. Bahan alaminya dikenal membantu melindungi sel Liver.

Selain itu, Herbatitis membantu mengurangi peradangan ringan. Herbal di dalamnya juga mendukung proses detoksifikasi alami.

Sebab itu, Liver dapat bekerja lebih efisien setiap hari. Dengan berkurangnya beban kerja, fungsi Liver lebih terjaga.

Maka, Herbatitis cocok sebagai dukungan nutrisi tambahan. Pendekatan ini membantu menjaga kesehatan Liver secara menyeluruh.

Baca: Tanda Penyakit Sirosis: Gejala dan Obat Alaminya

Peran Diet dan Gaya Hidup dalam Mengelola Autoimun Hati

Perubahan gaya hidup memegang peran penting dalam perawatan. Pasien sebaiknya membatasi asupan garam harian.

Langkah ini membantu mencegah penumpukan cairan atau edema. Selain itu, pengurangan lemak jenuh dan gula sangat dianjurkan.

Pola makan ini mencegah fatty liver tambahan. Sebagian obat imunosupresan memengaruhi kepadatan tulang.

Baca: Cara Jaga Hati Sehat dari Kerusakan Akibat Racun

Oleh karena itu, dokter sering merekomendasikan kalsium dan vitamin D. Menghindari alkohol menjadi langkah penting lainnya.

Paparan toksin lingkungan juga perlu berkurang. Dengan demikian, terapi medis dan gaya hidup saling melengkapi.

Penyakit Autoimun Hati merupakan kondisi serius dan berjangka panjang. Diagnosis dini membantu mencegah kerusakan hati lebih lanjut.

Terapi steroid dan imunosupresan menjadi dasar perawatan utama. Selain itu, pemahaman jenis penyakit sangat penting.

AIH, PBC, dan PSC memiliki karakteristik yang berbeda. Kepatuhan minum obat menjadi kunci pengendalian penyakit.

Baca : Bahaya Hepatitis Jika Tidak Diobati

Suplemen pendukung seperti Herbatitis membantu menjaga fungsi Liver. Pendekatan ini bersifat komplementer, bukan pengganti obat.

Konsultasi rutin dengan dokter sangat dianjurkan. Pada akhirnya, kombinasi terapi dan gaya hidup menentukan hasil jangka panjang.

Jika ingin membeli Herbatitis, klik link di bawah ini.