Pembesaran prostat jinak atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) adalah kondisi yang sangat umum dialami pria seiring bertambahnya usia. Gejala seperti sering buang air kecil di malam hari, aliran urin yang lemah, atau rasa tidak tuntas tentu sangat mengganggu kenyamanan hidup.
Meskipun pengobatan medis seringkali diperlukan, perubahan gaya hidup memegang peranan penting dalam mengelola gejala ini. Penelitian menunjukkan bahwa pria yang aktif secara fisik memiliki risiko lebih rendah mengalami masalah BPH yang parah. Aktivitas fisik membantu menyeimbangkan hormon dan mengurangi peradangan tubuh.
Berikut adalah beberapa jenis olahraga mengecilkan prostat atau setidaknya meredakan gejalanya yang aman dan mudah Anda lakukan di rumah.
1. Jalan Kaki Santai (Aerobik Ringan)
Tidak perlu lari maraton. Jalan kaki adalah olahraga terbaik dan termudah untuk kesehatan prostat. Aktivitas ini melancarkan sirkulasi darah ke area panggul dan membantu mengurangi peradangan. Bahkan studi terbitan BMJ Open (2018) menjelaskan bahwa latihan aerobik berpotensi menunda perkembangan kanker prostat dan memperpanjang umur pasien.
2. Senam Kegel
Siapa yang sering berpikir bahwa senam kegel hanya untuk wanita? Ternyata ini kurang tepat lho! Pria juga butuh senam jenis ini. Latihan ini berfokus pada penguatan otot dasar panggul yang menyangga kandung kemih dan usus. Otot panggul yang kuat membantu mengontrol aliran urin lebih baik, sehingga gejala “beser” atau sulit menahan kencing dapat berkurang.
- Cara melakukan: Kencangkan otot yang biasa Anda gunakan untuk menahan kencing, tahan selama 5 detik, lalu lepaskan. Ulangi 10 hingga 20 kali setiap hari.
3. Berenang
Berenang sangat baik untuk pria di usia lanjut karena tidak menimbulkan tekanan besar pada sendi. Jenis olahraga ini melatih seluruh tubuh, termasuk otot perut dan punggung bawah, tanpa menekan prostat atau selangkangan terlalu banyak. Ini berbeda dengan bersepeda, yang kadang-kadang menekan perineum.
4. Yoga atau Peregangan
Stres dapat memperburuk gejala prostat karena membuat otot otot di sekitar panggul menjadi tegang. Gerakan yoga sederhana seperti Cobbler Pose (duduk dengan telapak kaki saling bertemu) atau Reclining Hero Pose dapat membantu melenturkan otot panggul, mengurangi ketegangan, dan melancarkan aliran darah di area vital.
5. Latihan Resistensi (Angkat Beban Ringan)
Ternyata latihan aerobik dan kekuatan otot bekerja lebih baik bersamaan. Mengapa demikian? Pasalnya, latihan resistensi mengurangi lemak tubuh dan membakar kalori. Menjaga berat badan ideal sangat penting karena obesitas dianggap sebagai salah satu faktor risiko yang memperparah pembesaran prostat.
Dukungan Herbal untuk Kesehatan Prostat

Olahraga rutin sangat membantu mengelola gejala, namun seringkali pria membutuhkan dukungan lebih untuk mengatasi akar masalah pembesaran prostat. Peradangan kronis dan ketidakseimbangan hormon perlu Anda tangani dengan nutrisi yang tepat.
Di sinilah Prosterafit hadir sebagai solusi herbal spesifik.
Prosterafit diformulasikan dengan ekstrak herbal pilihan yang dikenal efektif menjaga kesehatan saluran kemih dan kelenjar prostat. Kandungan alaminya bekerja membantu meredakan peradangan pada kelenjar prostat dan melancarkan buang air kecil.
Dengan rutin mengonsumsi Prosterafit dan tetap aktif bergerak, Anda bisa kembali tidur nyenyak di malam hari tanpa gangguan buang air kecil yang menyiksa.
Ingin bebas dari gangguan prostat dan buang air kecil lancar? Dapatkan Prosterafit yang asli melalui:
- WhatsApp: 08999277308
- Shopee: Klik di Sini untuk Kunjungi Toko Shopee Kami
Sumber:
https://hellosehat.com/urologi/prostat/mencegah-penyakit-prostat




