Nyeri & Perih Saat BAB di Usia Remaja, Bisa Jadi Wasir

Gangguan pencernaan pada remaja seringkali memicu luka di area anus yang menimbulkan sensasi terbakar saat BAB.

Banyak anak muda sering mengabaikan rasa nyeri & perih saat BAB karena mereka menganggap hal tersebut hanya sembelit biasa.

Rasa tidak nyaman ini biasanya muncul akibat adanya pembengkakan pembuluh darah di area rektum yang sangat sensitif bagi remaja.

Baca : Cara Mengecilkan Benjolan Wasir Cepat

Gaya hidup yang kurang sehat seperti jarang minum air putih seringkali menjadi pemicu utama munculnya gangguan pencernaan yang menyiksa.

Jika rasa sakit terus berlanjut maka aktivitas sekolah dan hobi di luar rumah pasti akan terganggu secara signifikan.

Pemahaman mengenai kesehatan sistem pembuangan kotoran sangat penting agar setiap individu bisa segera mengambil tindakan pencegahan yang tepat.

Baca: Anus Gatal Tak Kunjung Hilang, Jangan Sepelekan Penyebabnya

Bahaya Mengabaikan Nyeri & Perih Saat BAB pada Remaja

Seringkali penderita merasa ketakutan saat melihat tetesan darah segar yang keluar bersama kotoran ketika sedang berada di dalam toilet.

Kondisi nyeri & perih saat BAB yang tidak kunjung membaik menandakan bahwa dinding anus sedang mengalami peradangan yang cukup serius.

Apabila luka tersebut terkena kuman dari sisa kotoran maka risiko terjadinya infeksi atau abses anus akan meningkat sangat tajam.

Banyak remaja memilih untuk menahan keinginan buang air besar karena mereka merasa trauma dengan rasa sakit yang luar biasa.

Padahal kebiasaan menunda pembuangan kotoran justru akan membuat tekstur tinja menjadi semakin keras dan semakin sulit untuk keluar.

Baca: Bagaimana Cara Agar Ambeien Hilang

Mengapa Muncul Rasa Nyeri & Perih Saat BAB di Usia Muda

Perubahan pola makan yang cenderung menyukai makanan pedas dan berminyak memberikan beban kerja yang sangat berat bagi sistem pencernaan.

Kurangnya asupan serat dari sayuran dan buah-buahan mengakibatkan feses menjadi sangat padat sehingga melukai dinding anus saat proses pengeluaran.

Kondisi feses yang keras memaksa otot-otot sekitar anus bekerja lebih keras untuk mengeluarkan kotoran yang menyumbat saluran pembuangan.

Baca : Perbedaan Wasir Luar dan Dalam

Gesekan terus-menerus antara massa feses yang padat dengan selaput lendir anus memicu luka lecet yang sangat menyakitkan bagi penderitanya.

Selain itu kebiasaan membawa ponsel ke dalam kamar mandi membuat durasi mengejan menjadi jauh lebih lama dari waktu normalnya.

Tekanan yang konstan pada pembuluh darah rektum saat duduk terlalu lama di kloset memicu timbulnya benjolan wasir yang menyakitkan.

Setiap orang harus menyadari bahwa gejala nyeri & perih saat BAB merupakan sinyal dari tubuh untuk segera memperbaiki pola hidup.

Baca: Cara Mengobati Buang Air Besar Berdarah

Dampak Psikologis Rasa Perih Saat BAB Bagi Siswa

Rasa sakit yang muncul secara berulang tentu akan memengaruhi tingkat konsentrasi remaja saat mereka sedang mengikuti pelajaran di kelas.

Mereka sering merasa gelisah dan tidak tenang karena harus menahan rasa ganjal yang tidak nyaman pada bagian belakang tubuh.

Ketidakmampuan untuk duduk dalam waktu yang lama membuat produktivitas harian menurun drastis sehingga prestasi akademik pun ikut terancam.

Secara emosional rasa sakit yang bersifat pribadi ini seringkali membuat penderitanya merasa minder untuk bersosialisasi dengan teman sebaya mereka.

Dukungan dari lingkungan sekitar serta penanganan yang cepat sangat diperlukan agar kesehatan mental anak muda tetap terjaga dengan baik.

Baca: BAB Berdarah : Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Cara Mengurangi Melalui Kebiasaan Sehat

Langkah awal yang paling efektif adalah dengan meningkatkan konsumsi air mineral sebanyak minimal delapan gelas setiap hari secara rutin.

Serat dari biji-bijian dan buah pepaya sangat membantu melunakkan kotoran sehingga proses pembuangan menjadi lebih lancar tanpa rasa sakit.

Rutin melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki juga mampu merangsang gerakan usus agar sistem metabolisme tubuh berjalan optimal.

Menghindari penggunaan sabun yang mengandung parfum keras saat membersihkan area anus dapat mencegah iritasi kulit yang memperparah rasa perih.

Apabila gejala nyeri & perih saat BAB masih sering muncul maka penggunaan bantuan herbal alami sangat disarankan untuk pengobatan.

Baca: Hemoroid: Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan

Hemotera Solusi Alami Atasi Benjolan

Bagi remaja yang menginginkan kesembuhan tanpa prosedur medis yang menakutkan maka Hemotera hadir sebagai pilihan pengobatan yang sangat praktis.

Produk ini mengombinasikan khasiat alami daun ungu dan temu putih yang sudah sejak lama dikenal efektif meredakan peradangan wasir.

Tambahan ekstrak lidah buaya dan rimpang kunyit bekerja aktif mendinginkan area yang luka serta membantu mengecilkan benjolan pada anus.

Kandungan sambiloto di dalamnya juga berfungsi sebagai antibiotik alami yang mencegah terjadinya infeksi bakteri pada area pembuluh darah tersebut.

Baca : Wasir Berdarah Harus Bagaimana Cara mengatasinya

Selain itu, Hemotera juga sudah mendapatkan izin edar dari BPOM dan mengantongi sertifikasi halal MUI.

hemotera nyeri & perih saat bab

Konsumsi Hemotera secara teratur membantu meredakan keluhan nyeri & perih saat BAB sehingga aktivitas harian kembali berjalan dengan normal.

Gunakan Hemotera secara rutin untuk meredakan rasa tidak nyaman pada anus akibat wasir yang mengganggu.