Nafsu Makan Adalah? Ini Arti dan Fungsinya untuk Tubuh

Nafsu makan adalah keinginan atau dorongan seseorang untuk makan, yang dipengaruhi oleh faktor fisik, psikologis, dan lingkungan.

Nafsu makan termasuk istilah yang sangat akrab di kehidupan sehari-hari, namun sering kali definisinya tertukar dengan rasa lapar.

Appetite atau nafsu makan pada dasarnya merupakan keinginan psikologis atau hasrat seseorang untuk mengonsumsi makanan.

Berbeda dengan lapar yang bersifat fisiologis, appetite lebih berkaitan dengan aspek indrawi dan emosional.

Aroma masakan lezat yang tercium, tampilan makanan yang menggugah selera, atau bahkan kenangan akan rasa makanan tertentu, semua itu dapat membangkitkan nafsu, bahkan ketika perut kita sebenarnya tidak sedang kosong.

Baca: Nafsu Makan Anak Turun? Ini Trik Jitu agar Si Kecil Lahap Lagi

Membedakan Nafsu Makan dan Rasa Lapar

Untuk memahami fungsi nafsu makan, kita harus terlebih dahulu bisa membedakannya dengan rasa lapar.

Lapar merupakan sinyal fisik dari tubuh yang memberitahu bahwa cadangan energinya mulai menipis.

Rasa lapar biasanya ditandai dengan gejala fisik seperti perut keroncongan, pusing ringan, atau lemas.

Ini respons tubuh yang murni bersifat biologis dan menuntut untuk segera dipenuhi.

Sementara itu, nafsu makan merupakan keinginan.

Anda bisa saja merasa kenyang (tidak lapar), tetapi tiba-tiba memiliki keinginan kuat untuk makan sepotong kue cokelat yang baru matang karena aromanya.

Sebaliknya, Anda bisa merasa sangat lapar secara fisik, tetapi tidak memiliki nafsu makan sama sekali karena sedang stres atau sakit.

Baca: Appetite Menurun Terus Menerus, Bisa Jadi Tanda Penyakit

Fungsi Nafsu Makan

Appetite membantu tubuh memilih jenis makanan yang diinginkan, yang sering kali berkaitan dengan nutrisi spesifik yang sedang dibutuhkan tubuh (meskipun sering juga terdistorsi oleh kebiasaan).

Hasrat untuk makan ini juga memastikan bahwa kita makan dalam jumlah yang cukup untuk membangun cadangan energi.

Tanpa nafsu ini, makanan mungkin akan terasa seperti tugas mekanis yang tidak menyenangkan.

Keinginan untuk makan inilah yang membuat proses makan menjadi pengalaman yang memuaskan secara psikologis, yang penting untuk kesehatan mental.

Baca: Mekanisme Herbacuma dalam Meningkatkan Appetite dan Nutrisi

Faktor Psikologis

Nafsu makan sangat rentan terhadap kondisi psikologis seseorang. Inilah mengapa ia disebut sebagai keinginan.

Stres menjadi faktor utama yang bisa mengacaukan sinyal ini. Beberapa orang kehilangan nafsu makan sepenuhnya saat stres berat, ada juga yang malah makan berlebihan (emotional eating).

Suasana hati (mood) juga sangat berpengaruh. Perasaan sedih atau depresi dapat menekan nafsu makan secara drastis.

Sebaliknya, perasaan bahagia atau rileks saat berlibur sering kali membuat nafsu makan meningkat tajam.

Faktor kebosanan atau kebiasaan, seperti makan camilan sambil menonton TV, juga lebih cenderung sebagai dorongan nafsu makan psikologis daripada rasa lapar fisik.

Baca: Apa Itu Suplemen Herbal Herbacuma Penambah Berat Badan?

Kondisi Fisik

Masalah muncul ketika sinyal appetite terganggu terus-menerus. Berbagai kondisi fisik dapat menjadi penyebabnya.

Penyakit akut seperti flu atau infeksi, atau penyakit kronis seperti gangguan pencernaan, penyakit hati, dan ginjal, sering kali menekan keinginan untuk makan.

Efek samping dari beberapa obat-obatan juga dapat mengubah persepsi rasa atau menekan keinginan makan.

Bahkan proses penuaan alami pun cenderung menurunkan sensitivitas indra penciuman dan perasa, yang pada gilirannya mengurangi selera makan.

Saat appetite hilang berkepanjangan, tubuh berisiko mengalami kekurangan gizi atau malnutrisi.

Baca: Apa Itu Suplemen Herbal Herbacuma Penambah Berat Badan?

Herbacuma, Dukungan Alami Perbaiki Nafsu Makan

Nafsu Makan Adalah herbacuma

Saat appetite menurun,biasanya berakar karena sistem pencernaan terasa tidak nyaman, seperti kembung, begah, atau produksi asam lambung yang tidak seimbang.

Untuk membantu memperbaiki kondisi ini dan merangsang kembali selera makan, kita bisa memanfaatkan bahan-bahan alami.

Herbacuma adalah salah satu suplemen herbal yang bertujuan untuk meningkatkan kembali selera dan appetite.

Produk ini mengandalkan sinergi dari empat bahan alami yang telah teruji. Di dalamnya terdapat rimpang temulawak dan rimpang kunyit.

Keduanya kaya akan kurkuminoid yang dapat merangsang produksi cairan empedu untuk melancarkan pencernaan.

Herbacuma juga mengandung dengan daun pepaya, yang mengandung enzim papain untuk membantu memecah protein.

Buah adas turut memperkaya kandungan Herbacuma. Buah ini memiliki sifat karminatif untuk membantu mengatasi perut kembung dan begah.

Kombinasi semua herbal ini akan membantu menenangkan pencernaan dan memulihkan fungsinya.

Herbacuma hadir sebagai dukungan alami untuk membantu mengembalikan kenyamanan pencernaan dan merangsang selera makan secara bertahap.

Tubuh bisa kembali mendapatkan asupan nutrisi yang seharusnya.

Bagi yang tertarik, akses informasi produk, konsultasi gratis, dan pemesanan selanjutnya bisa melalui link di bawah ini.