Kekhawatiran masyarakat mengenai peningkatan kadar kolesterol karena daging merah sering kali memicu diskusi yang panjang tentang pola makan.
Banyak orang langsung merasa tidak nyaman ketika melihat hidangan seperti steak atau rendang yang menggoda selera.
Ketakutan ini muncul karena daging merah diketahui mengandung lemak jenuh yang dapat merugikan profil lipid darah seseorang.
Baca ; Afiapro Cocok untuk Kolesterol dan Lemak Darah
Namun, tubuh manusia tetap memerlukan asupan nutrisi dari protein hewani untuk mendukung pembaharuan sel-sel penting.
Kita perlu menyadari bahwa tidak semua bagian daging merah memberikan efek negatif yang sama pada tubuh.
Potongan daging yang minim lemak justru dapat memberikan manfaat seperti zat besi dan vitamin B12 yang berlimpah.
Meski demikian, mengonsumsi bagian yang berlemak secara berlebihan dapat menyebabkan penumpukan plak berbahaya di dalam pembuluh darah manusia.
Baca: Tanda Kadar Kolesterol Sudah Tinggi
Kandungan Lemak Jenuh dalam Daging Merah
Daging merah memiliki struktur serat yang padat dan sering kali disertai dengan lapisan lemak putih tebal.
Lemak jenuh inilah yang sebenarnya menjadi pemicu utama kenaikan kadar kolesterol jahat atau sering disebut LDL. Proses metabolisme hati akan bekerja lebih keras saat kita memasukkan terlalu banyak lemak jenuh ke sistem.
Ketika hati memproses lemak tersebut, produksi kolesterol internal cenderung meningkat drastis melebihi batas normal yang sehat.
Baca : Kapan Minum Afiapro untuk Penderita Kolesterol?
Kondisi inilah yang membuat banyak orang menyimpulkan bahwa risiko kolesterol karena daging merah merupakan sebuah fakta.
Namun, kita tidak boleh melupakan faktor cara pengolahan yang sering kali jauh lebih berbahaya bagi kesehatan.
Memasak daging dengan cara menggoreng atau menambahkan santan kental akan melipatgandakan total kalori serta lemaknya.
Baca: Kolesterol: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
Tak Hanya Kolesterol karena Daging, Gaya Hidup Juga Berperan
Kadar kolesterol dalam darah tidak hanya dipengaruhi oleh satu jenis makanan yang kita konsumsi sehari-hari.
Kurangnya aktivitas fisik serta kebiasaan merokok berperan besar dalam memperburuk kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Orang yang jarang berolahraga cenderung memiliki kadar HDL atau kolesterol baik yang sangat rendah di tubuhnya.
Padahal, HDL berfungsi sebagai pembersih yang mengangkut kelebihan kolesterol kembali menuju hati untuk segera dibuang nantinya.
Baca : Afiapro Menurunkan Kolesterol Jahat Secara Alami
Efek negatif kolesterol karena daging akan semakin terasa jika kita jarang mengonsumsi sayuran serta buah-buahan segar.
Serat larut dalam tumbuhan mampu mengikat lemak di saluran pencernaan sebelum masuk ke dalam aliran darah.
Oleh karena itu, keseimbangan antara asupan protein dan serat menjadi kunci utama menjaga kesehatan jantung kita.
Baca: Apa Ciri-Ciri Orang Terkena Kolesterol
Memilih Jenis Daging Merah yang Aman
Memilih potongan daging yang tepat dapat meminimalisir risiko gangguan kesehatan akibat penumpukan lemak jahat dalam tubuh.
Pilihlah bagian sirloin atau tenderloin yang memiliki kandungan lemak jauh lebih sedikit daripada bagian perut lainnya.
Pastikan untuk membuang semua bagian lemak yang terlihat jelas sebelum mulai memasak bahan makanan tersebut.
Baca : Afiapro Obat Herbal Kolesterol Tinggi Aman BPOM
Membatasi porsi konsumsi daging merah juga merupakan langkah cerdas agar kadar kolesterol tetap berada pada batas.
Para ahli kesehatan menyarankan konsumsi daging merah tidak lebih dari 3 porsi dalam 1 minggu penuh.
Dengan pengaturan porsi yang tepat, kekhawatiran mengenai kolesterol karena daging bisa kita kendalikan dengan baik.
Cobalah mengganti teknik memasak dengan cara memanggang atau merebus guna menjaga kualitas nutrisi tanpa tambahan lemak.
Baca: 9 Langkah untuk Menurunkan Kolesterol
Tips Mencegah Kenaikan Kolesterol karena Daging
Langkah preventif paling efektif adalah dengan rutin melakukan cek laboratorium untuk memantau profil lipid secara berkala.
Jangan menunggu munculnya gejala seperti leher kaku atau pusing sebelum memeriksakan kondisi kesehatan jantung ke dokter.
Menambah asupan asam lemak omega-3 dari ikan juga membantu menyeimbangkan kadar lemak dalam sistem peredaran darah.
Baca : Apakah Kolesterol Bisa Sembuh Total?
Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan air putih sangat membantu proses detoksifikasi alami setiap harinya kita.
Meskipun risiko kolesterol karena daging nyata, kita tetap bisa menikmati kelezatannya asalkan dengan mendisiplinkan pola hidup.
Pastikan kita selalu menyediakan waktu untuk berjalan kaki minimal 30 menit setiap pagi demi kesehatan optimal.
Kombinasi antara diet seimbang dan olahraga rutin akan memberikan perlindungan maksimal bagi sistem kardiovaskular jangka panjang.
Baca: 7 Langkah Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi
Solusi Alami dengan Ekstrak Herbal Afiapro
Menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh memerlukan dukungan nutrisi tambahan yang mampu bekerja secara alami dan efektif.
Afiapro hadir sebagai ramuan khusus yang mengombinasikan kebaikan kayu manis, cabe jawa, serta rumput teki yang berkualitas.

Kandungan temu putih, temulawak, dan temu mangga dalam produk ini secara sinergis membantu mengoptimalkan fungsi organ hati.
Tambahan pegagan, sambiloto, dan meniran memperkuat sistem imun sekaligus membantu mengontrol kadar gula darah dengan sangat baik.
Ramuan ini terbuat khusus untuk membantu mengontrol kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara alami.
Jaga kesehatan jantung dan kontrol kadar lemak darah secara rutin dengan mengonsumsi kapsul herbal Afiapro.




