Suplemen ASI Booster BPOM kini semakin dibutuhkan, terutama oleh ibu menyusui yang mengalami tantangan dalam menjaga kelancaran produksi ASI.

Suplemen ASI Booster BPOM dan Kebutuhannya di Masa Menyusui
Pada masa menyusui, tubuh mengalami perubahan besar, baik secara hormonal maupun fisik. Kebutuhan energi meningkat, tetapi waktu istirahat justru berkurang.
Di sinilah suplemen yang aman dan terdaftar BPOM seperti Fulasi bisa menjadi solusi pendukung.
Meskipun pola makan sehat tetap menjadi fondasi utama, tidak semua ibu mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya secara konsisten. Aktivitas yang padat, stres, dan kondisi pascapersalinan dapat menghambat kemampuan tubuh memproduksi ASI dalam jumlah optimal.
Suplemen hadir bukan untuk menggantikan makanan, melainkan melengkapi asupan nutrisi agar tetap stabil.
Minuman Tradisional Pelancar ASI Alami
Kandungan Herbal Penting dalam Fulasi
Fulasi, sebagai salah satu suplemen ASI, mengandalkan kekuatan herbal dari daun katuk dan biji klabet.

Kedua bahan ini telah dikenal luas dalam tradisi masyarakat dan penelitian sederhana sebagai galactagogue, yaitu zat yang membantu meningkatkan produksi ASI.
Daun katuk mengandung fitokimia seperti papaverin dan senyawa sterol yang mendukung produksi hormon prolaktin. Prolaktin adalah hormon utama yang merangsang kelenjar payudara untuk menghasilkan ASI.
Selain itu, daun katuk juga memberikan kontribusi zat besi dan vitamin A yang penting untuk kualitas ASI.
Biji klabet (fenugreek) juga dikenal karena kemampuannya merangsang produksi ASI secara alami. Senyawa diosgenin dalam biji klabet dapat membantu menyeimbangkan hormon menyusui.
Selain berperan sebagai booster, klabet juga mendukung sistem pencernaan dan membantu memperbaiki metabolisme ibu. Kombinasi dua bahan ini membuat Fulasi efektif dalam mendukung proses menyusui secara alami.
Karena menggunakan ekstrak kering dalam bentuk kapsul, ibu menyusui dapat mengonsumsinya secara praktis dan konsisten tanpa perlu menyiapkan ramuan manual setiap hari.
Mengapa Harus Terdaftar BPOM?
Suplemen ASI Booster seperti Fulasi menawarkan kejelasan dan rasa aman bagi konsumen.
Produk yang sudah terdaftar BPOM telah melalui serangkaian uji keamanan, termasuk uji mikrobiologi, kandungan logam berat, dan stabilitas produk. Ini berarti, setiap kapsul Fulasi berada dalam batas aman apabila sesuai dosis.
Banyak suplemen pelancar ASI yang beredar bebas tanpa izin edar resmi, dan hal ini cukup meresahkan. Tidak ada jaminan bahwa produk tersebut bebas kontaminasi atau mengandung bahan sesuai klaim.
Dengan memilih suplemen yang bersertifikat BPOM, ibu menyusui dapat menghindari risiko tersebut dan lebih tenang menjalani proses menyusui.
Selain legalitas BPOM, Fulasi juga diproduksi di fasilitas bersertifikat GMP (Good Manufacturing Practice), yang memastikan higienitas dan mutu produk dari bahan mentah hingga produk jadi.
Cara Konsumsi dan Dukungan Tambahan
Agar manfaat suplemen ASI seperti Fulasi terasa optimal, ibu perlu mengonsumsinya secara rutin. Dosis yang dianjurkan adalah dua kapsul, tiga kali sehari setelah makan.
Jadwal ini membantu tubuh menyerap bahan aktif secara bertahap sepanjang hari, sekaligus menjaga kestabilan hormon prolaktin.
Namun, keberhasilan tidak hanya bergantung pada konsumsi suplemen. Pola makan seimbang, hidrasi cukup, dan suasana hati yang tenang juga memberi pengaruh besar terhadap kelancaran ASI.
Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga waktu istirahat dan menghindari stres berkepanjangan.
Dukungan dari pasangan dan keluarga juga berperan penting. Lingkungan yang mendukung akan membantu ibu lebih percaya diri dalam proses menyusui. Ketika tubuh dan pikiran bekerja selaras, produksi ASI cenderung meningkat secara alami.
Untuk info produk dan pemesanan hubungi WA 08999277308 atau order via marketplace Shopee.



