Jumlah Sperma Normal Itu Berapa? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami

Jumlah sperma normal menurut standar kesehatan dunia (WHO) adalah minimal 15 juta sel sperma per mililiter air mani, atau total setidaknya 39 juta sel sperma dalam satu kali ejakulasi. Angka ini mungkin terdengar sangat besar, tapi perlu Anda ingat bahwa perjalanan menuju sel telur itu penuh rintangan berat, jadi wajar jika tubuh mempersiapkan “pasukan” sebanyak mungkin. 

Jika hasil tes analisis sperma Anda menunjukkan angka di bawah 15 juta/ml, kondisi ini disebut oligospermia (jumlah sperma rendah), yang bisa sedikit menyulitkan meski bukan berarti mustahil untuk mendapatkan keturunan secara alami.

Berapa Volume Air Mani yang Normal?

Selain jumlah selnya, volume cairannya juga penting. Volume air mani yang normal dalam sekali ejakulasi berkisar antara 1,5 hingga 5 mililiter, atau kira-kira setara dengan setengah hingga satu sendok teh penuh. Volume ini penting karena cairan mani berfungsi sebagai media transportasi dan pelindung sperma dari keasaman vagina. Jika volumenya terlalu sedikit (kurang dari 1,5 ml), sperma mungkin tidak akan sampai ke leher rahim. Sebaliknya, jika terlalu banyak (lebih dari 5 ml), konsentrasi spermanya justru bisa jadi terlalu encer.

Apa Tanda Sperma Sehat Selain Jumlahnya?

Jumlah banyak saja percuma kalau spermanya “magetr” atau bentuknya aneh. Ada dua faktor lain yang sama pentingnya dengan jumlah:

1. Pergerakan (Motilitas)

    Minimal 40% dari total sperma Anda harus bisa bergerak, dan setidaknya 32% harus bergerak lurus ke depan dengan lincah. Sperma yang diam saja atau berenang berputar-putar tidak akan pernah bisa mencapai sel telur.

    2. Bentuk (Morfologi)

      Sperma normal punya kepala oval dan ekor panjang. Setidaknya harus ada 4% sperma dengan bentuk sempurna agar dianggap subur.

      Apa Penyebab Jumlah Sperma Sedikit?

      Jika jumlah sperma Anda tergolong sedikit, jangan panik dulu. Penyebabnya seringkali berasal dari gaya hidup yang bisa Anda perbaiki. Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan obesitas adalah musuh utama produksi sperma. 

      Selain itu, suhu panas di area testis juga sangat berpengaruh. Kebiasaan memakai celana dalam ketat, berendam air panas, atau memangku laptop bisa menurunkan produksi sperma secara drastis. Faktor medis seperti varikokel (pembengkakan pembuluh darah pada skrotum) atau gangguan hormon juga bisa menjadi penyebabnya, namun ini bisa teratasi dengan bantuan dokter.

      Cara Meningkatkan Jumlah Sperma

      Kabar baiknya, sperma diproduksi terus-menerus. Anda bisa meningkatkan jumlahnya dengan:

      • Jaga Berat Badan Ideal: Jaringan lemak berlebih dapat mengganggu hormon testosteron yang memicu produksi sperma.
      • Konsumsi Makanan Bergizi: Perbanyak asupan yang mengandung Zinc, selenium, dan folat seperti kerang, daging sapi, dan sayuran hijau.
      • Kelola Stres: Stres fisik dan mental yang berat dapat menekan fungsi seksual dan produksi sperma.
      • Stop Kebiasaan Buruk: Berhenti merokok dan batasi alkohol mulai sekarang.

      Dukung Produksi Sperma dengan Nutrisi Tepat

      Meningkatkan jumlah sperma dari level “sedikit” menjadi “normal” membutuhkan waktu dan konsistensi, karena siklus pembentukan sperma memakan waktu sekitar 2-3 bulan.

      Untuk mempercepat proses ini, Anda bisa melengkapinya dengan Vertomen.

      Vertomen adalah suplemen herbal yang diformulasikan khusus untuk mendongkrak kuantitas dan kualitas sperma pria. Kandungan ekstrak alaminya bekerja menyeimbangkan hormon dan memberikan nutrisi vital yang dibutuhkan testis untuk memproduksi sperma dalam jumlah jutaan. 

      Dengan rutin mengonsumsi Vertomen, Anda membantu tubuh memastikan bahwa setiap kali ejakulasi, jumlah pasukan yang keluar sudah memenuhi standar kesuburan.

      Pastikan jumlah sperma Anda selalu optimal. Dapatkan Vertomen asli di sini:

      1. WhatsApp: 08999277308
      2. Shopee: Klik di Sini untuk Kunjungi Toko Shopee Kami

      Referensi:

      1. Kriteria Sperma Sehat yang Penting Diketahui (Alodokter)
      2. Inilah yang Termasuk Hasil Cek Sperma dalam Kondisi Baik (Halodoc)