Gangguan pencernaan lambung bisa terjadi pada siapa saja, dari remaja hingga usia lanjut. Gejalanya bermacam-macam, mulai dari perut kembung, nyeri ulu hati, mual, hingga rasa panas di dada.
Banyak yang menganggap keluhan ini biasa saja, padahal bisa menjadi tanda awal masalah yang lebih serius jika terus-menerus.
Lambung memiliki peran penting dalam mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Ketika fungsinya terganggu, seluruh sistem pencernaan ikut terdampak. Sayangnya, banyak orang hanya mengobati gejala tanpa memahami akar permasalahannya.
Mengetahui jenis gangguan lambung yang paling umum bisa membantu langkah penanganan yang lebih tepat.
Dispepsia
Dispepsia atau gangguan pencernaan fungsional adalah kondisi yang paling sering terjadi. Gejalanya antara lain rasa penuh berlebihan setelah makan, perut terasa cepat kenyang, atau nyeri di bagian atas perut.
Banyak orang mengira ini hanya akibat makan terlalu cepat atau terlalu banyak, padahal bisa menjadi indikasi adanya gangguan sistem cerna.
Penyebab dispepsia bisa bermacam-macam, seperti kelebihan asam lambung, stres, atau pola makan yang tidak teratur. Meskipun tidak selalu berbahaya, kondisi ini bisa sangat mengganggu jika muncul terus-menerus.
Untuk itu, menjaga pola makan dan menghindari pemicu seperti kopi, makanan berlemak, dan pedas sangat dianjurkan.
Gastritis
Jenis gangguan pencernaan lambung lainnya yang juga cukup sering terjadi adalah gastritis. Ini adalah kondisi saat lapisan pelindung lambung mengalami iritasi atau peradangan.
Penyebab utamanya bisa karena infeksi bakteri Helicobacter pylori, konsumsi obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) dalam jangka panjang, atau pola makan yang tidak sehat.
Gejala gastritis bisa berupa perut perih, mual, muntah, hingga penurunan nafsu makan. Jika tidak ditangani dengan benar, gastritis bisa berkembang menjadi luka lambung atau tukak.
Untuk mencegahnya, penting menjaga keseimbangan asam lambung dan memilih makanan yang tidak memicu iritasi.
GERD
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) terjadi saat asam lambung naik ke kerongkongan akibat katup lambung yang melemah.
Kondisi ini menimbulkan sensasi panas atau terbakar di dada (heartburn), rasa asam di mulut, hingga batuk kering yang sulit hilang. GERD termasuk gangguan pencernaan lambung yang kronis, dan harus mendapat penanganan secara serius.
Beberapa pemicu GERD antara lain makanan tinggi lemak, kebiasaan langsung berbaring setelah makan, dan berat badan berlebih. Perubahan gaya hidup menjadi kunci utama untuk mengontrol kondisi ini.
Selain itu, konsumsi makanan dengan sifat basa seperti pisang, oatmeal, dan jahe bisa membantu menetralkan asam lambung.
Lambung Begah: Cara Mengatasi dan Mencegah Kambuh
Peran Herbal dalam Menenangkan Lambung
Mengatur pola makan dan gaya hidup memang langkah utama dalam mengatasi gangguan pencernaan, namun dukungan alami juga bisa memberi manfaat tambahan.

Soluma adalah salah satu pendamping herbal untuk menjaga fungsi lambung tetap sehat.
Soluma mengandung kombinasi tanaman herbal seperti temulawak, kunyit, kayu manis, ketumbar, dan sembung. Temulawak dan kunyit mampu membantu meredakan peradangan dan menjaga keseimbangan asam lambung.
Kayu manis membantu menenangkan pencernaan, sementara ketumbar dan sembung bekerja mendukung proses pencernaan dan mengurangi gas.
Dengan dukungan bahan alami yang bersinergi, Soluma bisa menjadi pilihan bagi yang sering mengalami gejala lambung ringan hingga sedang. Penggunaan secara rutin bersamaan dengan kebiasaan makan yang tepat dapat membantu mencegah kekambuhan gejala lambung.
Hindari Kebiasaan yang Memicu Gangguan Pencernaan
Sebagian besar gangguan pencernaan lambung muncul akibat kebiasaan sehari-hari. Makan terlalu cepat, melewatkan jam makan, konsumsi makanan pedas secara berlebihan, dan stres emosional adalah beberapa penyebab paling umum.
Mengatur ulang kebiasaan harian seperti mengunyah lebih lama, tidak makan dalam kondisi tergesa-gesa, dan memberi waktu tubuh untuk mencerna dengan tenang bisa memberi dampak besar bagi kesehatan lambung.
Jangan lupa juga pentingnya menjaga kualitas tidur dan menghindari rokok atau alkohol yang dapat memperburuk iritasi lambung. Untuk info produk dan pemesanan hubungi WA 08999277308 atau order via marketplace Shopee.




