Agar nafsu makan naik, banyak orang mencari berbagai cara, terutama ketika kondisi ini sudah mulai mengganggu kesehatan.
Hilangnya selera makan, atau appetite loss, bukanlah masalah sepele.
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan energi kronis, penurunan berat badan yang drastis, dan sistem imunitas yang melemah sehingga rentan terhadap penyakit.
Sering kali, nafsu makan yang menurun bukanlah penyakit itu sendiri, melainkan sebuah gejala dari kondisi lain, baik itu fisik maupun psikologis.
Stres, cemas, gangguan pencernaan, atau efek samping pengobatan bisa menjadi sumber masalahnya.
Sebelum beralih ke obat-obatan kimia, ada banyak strategi alami yang dapat dilakukan untuk membangkitkan kembali keinginan makan secara bertahap dan sehat.
Baca: Apa itu Nafsu Makan dan Mengapa Bisa Menurun?
Mengatur Ulang Pola Makan agar Nafsu Makan Naik
Bagi seseorang yang sedang kehilangan selera makan, melihat piring penuh berisi makanan bisa terasa sangat mengintimidasi, bahkan memicu mual.
Solusi pertama adalah mengubah strategi makan. Jangan paksa diri untuk makan tiga kali sehari dalam porsi besar.
Sebaliknya, terapkan pola makan porsi kecil namun sering (small, frequent meals). Cobalah makan setiap 2-3 jam sekali, meskipun hanya beberapa suap.
Cara ini jauh lebih mudah diterima oleh tubuh dan lambung. Selain itu, jangan pernah melewatkan sarapan.
Sarapan di pagi hari berfungsi “membangunkan” sistem metabolisme dan pencernaan, yang dapat memicu rasa lapar sehat sepanjang hari.
Hindari juga minum terlalu banyak air tepat sebelum atau selama makan, karena dapat membuat perut terasa penuh sebelum waktunya.
Baca: Nafsu Makan Adalah? Ini Arti dan Fungsinya untuk Tubuh
Trik Psikologis untuk Membangkitkan Selera
Nafsu makan sangat berkaitan erat dengan kondisi psikologis.
Oleh karena itu, menciptakan suasana makan yang menyenangkan adalah kunci penting.
Cobalah untuk membuat makanan terlihat lebih menarik secara visual.
Gunakan piring yang cantik, tambahkan sedikit hiasan (garnish) seperti irisan tomat atau daun seledri.
Aroma juga sangat berperan. Memasak makanan dengan bumbu aromatik yang kuat, seperti bawang putih, jahe, atau serai, dapat merangsang indra penciuman dan membangkitkan selera.
Selain itu, sebisa mungkin hindari makan sendirian.
Makan bersama teman atau keluarga sambil mengobrol santai terbukti dapat meningkatkan jumlah makanan yang dikonsumsi tanpa terasa.
Jauhkan diri dari pemicu stres, seperti menonton berita buruk atau membahas pekerjaan, saat sedang di meja makan.
Baca: Mekanisme Herbacuma dalam Meningkatkan Nafsu Makan dan Nutrisi
Aktivitas Fisik Ringan dan Nutrisi Spesifik
Mungkin terdengar kontradiktif, tetapi aktivitas fisik ringan justru dapat membantu meningkatkan nafsu makan.
Berdiam diri terlalu lama hanya akan membuat metabolisme tubuh melambat.
Berjalan kaki santai selama 20-30 menit setiap hari, terutama sebelum waktu makan dapat Anda lakukan.
Aktivitas fisik ringan ini dapat membantu merangsang sinyal lapar dari otak.
Dari sisi nutrisi, pastikan tubuh mendapatkan beberapa mikronutrien penting.
Kekurangan (defisiensi) mineral Zinc (seng) diketahui sebagai salah satu penyebab umum menurunnya indra perasa dan penciuman, yang berujung pada hilangnya nafsu makan.
Konsumsi makanan kaya Zinc seperti daging tanpa lemak, boga bahari, atau kacang-kacangan.
Vitamin B1 (Tiamin) juga penting untuk metabolisme karbohidrat dan sinyal lapar.
Baca: Begini aturan minum Herbacuma agar Berat Badan Naik Cepat
Dukungan Herbal Alami untuk Memperbaiki Nafsu Makan

Akar masalah dari hilangnya nafsu makan biasanya berawal dari sistem pencernaan yang tidak nyaman.
Perasaan kembung, begah, mual, atau terlalu banyak gas membuat perut terasa penuh palsu, sehingga keinginan untuk makan pun tidak ada.
Di sinilah bahan-bahan herbal dapat berperan membantu menenangkan sistem pencernaan.
Herbacuma salah satu suplemen herbal yang diformulasikan untuk tujuan ini.
Produk ini mengandalkan sinergi dari empat bahan alami yang sudah teruji oleh tradisi. Di dalamnya terdapat rimpang temulawak dan rimpang kunyit.
Keduanya kaya akan kurkuminoid, yang tidak hanya berfungsi sebagai anti-inflamasi, tetapi juga secara klasik digunakan untuk perbaikan selera makan.
Herbacuma juga diperkaya dengan daun pepaya yang mengandung enzim papain untuk membantu memecah protein, serta buah adas yang memiliki sifat karminatif untuk membantu meredakan gas dan perut kembung.
Herbacuma hadir sebagai dukungan alami untuk membantu mengembalikan kenyamanan pencernaan, sehingga momen makan bisa kembali menjadi pengalaman yang menyenangkan, bukan lagi sebuah paksaan.
Bagi yang tertarik, akses informasi produk, konsultasi gratis, dan pemesanan selanjutnya bisa melalui link di bawah ini.




