ASI seret merupakan kondisi umum banyak ibu pada masa awal menyusui. Saat tubuh belum menyesuaikan produksi ASI sesuai kebutuhan bayi, suplai ASI bisa terhambat.

Hal ini kerap membuat ibu merasa panik, stres, dan akhirnya berdampak pada proses menyusui itu sendiri. Jika tidak mendapat penanganan tepat, kondisi ini bisa mengganggu kelangsungan pemberian ASI eksklusif.
Dalam situasi seperti ini, penting untuk memahami bahwa produksi ASI melibatkan keseimbangan hormon prolaktin dan oksitosin, serta dukungan dari asupan gizi yang cukup.
Salah satu cara untuk membantu memperlancar ASI adalah dengan menggunakan pendekatan herbal yang tepat guna, seperti Fulasi. Formula alami Fulasi menjadi bagian dari solusi ASI seret yang bertumpu pada penguatan fungsi tubuh secara alami.
Mengapa ASI Seret Butuh Penanganan Komprehensif
Penanganan ASI seret sebaiknya tidak hanya fokus pada frekuensi menyusui atau pompa ASI semata. Tubuh ibu memerlukan pemulihan pasca-melahirkan, asupan nutrisi, istirahat yang cukup, serta dukungan dari lingkungan sekitar.
Namun, dalam praktiknya, banyak ibu menyusui kesulitan menjaga semua aspek ini secara ideal. Di sinilah herbal memiliki peran strategis sebagai pendukung alami untuk membantu merangsang produksi ASI.
Fulasi terbuat dari bahan pengobatan tradisional sebagai pelancar ASI. Kombinasi daun katuk dan biji kelabet di dalamnya membantu memicu kerja hormon prolaktin yang bertanggung jawab atas produksi ASI. Penggunaan tanaman ini telah menjadi bagian dari praktik jamu laktasi di berbagai budaya Asia, termasuk Indonesia dan India.
Bantu Ibu Produksi Asi Maksimal
Fulasi: Solusi Herbal untuk Ibu yang Mengalami ASI Seret
Dalam satu kapsul Fulasi terdapat dua bahan utama: Sauropus androgynus folium (daun katuk) dan Trigonella foenum-graecum semen (biji kelabet/fenugreek). Daun katuk mengandung fitonutrien dan senyawa aktif yang berperan dalam stimulasi hormon prolaktin.

Sementara itu, biji kelabet atau fenugreek merupakan tanaman herbal yang mampu merangsang kerja kelenjar susu. Kandungan galactagogue dalam biji kelabet membantu merespon sinyal hormonal dari otak untuk meningkatkan volume ASI.
Dalam pengolahan modern, kedua bahan ini bersatu dalam Fulasi dengan takaran terstandar, sehingga ibu menyusui dapat mengonsumsinya secara lebih praktis dan konsisten.
Dengan formula yang menyasar langsung ke sistem produksi ASI, Fulasi memberikan alternatif bagi ibu menyusui yang ingin menjaga kelangsungan pemberian ASI tanpa bahan sintetis. Hal dapat menjadi solusi yang lebih alami untuk ASI yang seret.
Asi Deras Dan Lancar Dengan Fulasi
Kapan Sebaiknya Mulai Mengonsumsi Suplemen untuk ASI Seret?
Banyak ibu bertanya-tanya, kapan waktu yang tepat untuk mulai menggunakan suplemen herbal seperti Fulasi. Dalam konteks ASI seret, waktu sangat berperan penting.
Produksi ASI biasanya mulai sejak hari kedua atau ketiga setelah melahirkan. Namun, bila setelah hari ketiga produksi ASI masih sangat sedikit atau terasa stagnan, penggunaan suplemen herbal bisa menjadi dukungan awal yang efektif.
Penggunaan Fulasi dapat dimulai sejak awal masa menyusui, terutama jika ibu merasa produksi ASI tidak maksimal atau bayi belum menunjukkan tanda-tanda cukup ASI, seperti frekuensi buang air kecil yang rendah.
Karena mengandung bahan alami, Fulasi tidak mengganggu proses hormonal yang sedang berlangsung, melainkan membantu menstimulasi fungsi tubuh agar bekerja lebih optimal. Selain itu, konsumsi Fulasi juga bisa dimulai saat ASI mulai berkurang setelah beberapa bulan menyusui.
ASI berkurang bisa terjadi saat ibu kembali bekerja, kurang istirahat, atau stres. Dalam kondisi tersebut, tubuh memerlukan rangsangan alami untuk mempertahankan produksi ASI, dan Fulasi dapat menjadi solusi harian yang mendukung proses tersebut secara perlahan dan aman.
Pendekatan Alami yang Bisa Diterapkan Bersama Fulasi
Meski Fulasi bekerja dari sisi dalam, pendekatan menyeluruh tetap penting dilakukan. Menyusui secara rutin, melakukan kontak kulit dengan bayi, memperbanyak konsumsi air putih, dan menjaga nutrisi harian untuk mendukung kerja herbal. Fulasi bukan satu-satunya faktor, namun bisa menjadi bagian dari strategi harian dalam membantu ibu kembali lancar menyusui.
Dengan konsumsi yang teratur dan dukungan kebiasaan menyusui yang sehat, Fulasi membantu tubuh ibu menyesuaikan produksi ASI sesuai permintaan bayi. Pendekatan ini menjadikan Fulasi relevan dalam proses pemulihan laktasi yang sering terganggu pasca melahirkan atau saat bayi mengalami growth spurt.
Untuk info produk dan pemesanan hubungi WA 08999277308 atau order via marketplace Shopee.



