Pria mungkin pernah mendengar istilah sperma kosong, dan kebingungan seputar artinya adalah hal yang wajar.
Istilah ini seringkali merujuk pada kondisi di mana seorang pria mengalami ejakulasi, namun cairan yang keluar tidak mengandung sel sperma.
Ini berbeda dengan ejakulasi dini atau disfungsi ereksi, karena fokusnya ada pada kualitas dan kandungan cairan ejakulasi itu sendiri.
Memahami mengapa seseorang bisa mengalami kondisi ini sangat penting untuk penanganan dan juga bagi mereka yang sedang merencanakan kehamilan.
Penjelasan Ilmiah di Balik Sperma Kosong
Secara medis, kondisi sperma kosong terkenal dengan istilah azoospermia. Azoospermia adalah ketiadaan sperma dalam cairan ejakulasi.
Kondisi ini bukan berarti tidak ada ejakulasi sama sekali, justru, ejakulasi tetap terjadi, namun saat melihat di bawah mikroskop (tes analisis semen), tidak terlihat adanya sel sperma.
Azoospermia dapat dibagi menjadi dua kategori utama: obstruktif dan non-obstruktif.
1. Azoospermia Obstruktif
Kondisi yang terjadi ketika ada penyumbatan di sepanjang saluran reproduksi pria yang menghalangi sperma untuk bercampur dengan cairan ejakulasi.
Saluran ini termasuk epididimis, vas deferens, atau duktus ejakulatorius.
Beberapa faktor penyebab penyumbatan ini yaitu, seperti infeksi sebelumnya yang menyebabkan peradangan dan jaringan parut, cedera pada area skrotum atau panggul, atau bahkan akibat operasi seperti vasektomi.
Meskipun testis mungkin memproduksi sperma secara normal, sperma tidak dapat mencapai uretra untuk dikeluarkan saat ejakulasi.
Baca: Vertomen Perbaiki Sperma Encer Karena Alkohol
2. Azoospermia Non-obstruktif
Kondisi yang berarti testis tidak mampu memproduksi sperma, atau produksinya sangat sedikit sehingga tidak ada sperma yang muncul dalam ejakulasi.
Ini bisa menjadi akibat dari masalah genetik seperti sindrom Klinefelter, gangguan hormonal yang memengaruhi produksi sperma (misalnya, kadar testosteron rendah), kerusakan testis karena kemoterapi atau radiasi, atau bahkan kondisi seperti varikokel yang parah.
Dalam beberapa kasus, penyebab azoospermia non-obstruktif mungkin idiopatik, yang berarti tidak diketahui.
Baca: Sperma Encer dan Cara Mengatasinya
Penyebab Lain dan Faktor Risiko
Selain azoospermia obstruktif dan non-obstruktif, beberapa kondisi lain juga bisa menyebabkan ejakulasi yang terasa seperti sperma kosong.
Ejakulasi retrograde, misalnya, adalah kondisi di mana air mani malah masuk kembali ke kandung kemih daripada keluar melalui penis.
Ini sering disebut sebagai “ejakulasi kering” dan dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu, operasi pada prostat atau kandung kemih, atau kondisi saraf.
Meskipun secara teknis bukan ketiadaan sperma, hasil ejakulasi yang kosong bisa memberikan kesan serupa.
Gaya hidup juga berperan penting. Paparan panas berlebihan pada testis, penggunaan steroid anabolik, konsumsi alkohol berlebihan, merokok, dan paparan toksin lingkungan tertentu juga dapat memengaruhi produksi dan kualitas sperma.
Stres dan obesitas juga memiliki dampak negatif pada kesuburan pria.
Penting untuk mengingat bahwa diagnosis kondisi ini memerlukan pemeriksaan medis yang komprehensif, dimulai dengan analisis semen yang cermat.
Jika hasil analisis semen menunjukkan ketiadaan sperma, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan tersebut termasuk tes darah untuk memeriksa kadar hormon, tes genetik, atau biopsi testis untuk menentukan penyebab pastinya.
Baca: Sperma Encer? Vertomen Solusi Herbalnya
Cara Mengatasi Sperma Kosong dengan Herbal
Bagi pria yang sedang berjuang dengan masalah kesuburan, termasuk mereka yang mungkin mengalami kondisi yang memengaruhi kualitas atau jumlah sperma, mencari dukungan nutrisi adalah langkah yang bijak.

Vertomen hadir sebagai suplemen herbal penyubur pria untuk membantu meningkatkan kesehatan reproduksi pria secara keseluruhan.
Dengan formulasi yang mengandung bahan alami seperti ekstrak delima, pasak bumi, dan jahe merah.
Vertomen bertujuan untuk mendukung produksi sperma yang sehat, meningkatkan motilitas, dan menjaga integritas genetik sperma.
Vertomen menggabungkan beberapa nutrisi esensial untuk membantu mengoptimalkan lingkungan reproduksi pria dan meningkatkan peluang keberhasilan dalam program kehamilan.
Diskusikan dengan dokter Anda apakah Vertomen bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melengkapi perjalanan kesuburan Anda.
Bagi yang tertarik, akses informasi produk, konsultasi gratis, dan pemesanan selanjutnya bisa klik tombol di bawah ini.




