Jamu pasca melahirkan memiliki peran penting dalam membantu proses pemulihan tubuh setelah persalinan. Masa nifas adalah periode di mana tubuh ibu bekerja keras untuk menyembuhkan luka pasca persalinan, menyeimbangkan hormon, serta mempersiapkan produksi ASI.

Pada fase ini, banyak ibu membutuhkan dukungan tambahan dari suplemen herbal yang aman dan alami, seperti Yochanna dan Fulasi.
Pemanfaatan jamu pasca melahirkan bukan sekadar tradisi turun-temurun. Kandungan bahan herbal di dalamnya terbukti membantu mempercepat proses penyembuhan dan menjaga keseimbangan tubuh ibu.
Dua produk yang dapat mendukung proses ini adalah Yochanna, yang berfokus pada pemulihan luka, dan Fulasi, yang dirancang untuk meningkatkan suplai ASI.
Yochanna, Jamu Pasca Melahirkan untuk Pemulihan Luka Lebih Cepat
Yochanna merupakan jamu pasca melahirkan dalam bentuk kapsul dengan kandungan utama ekstrak ikan kutuk dan ekstrak teripang. Kombinasi dua bahan ini dikenal secara tradisional maupun ilmiah memiliki manfaat dalam mempercepat penyembuhan berbagai jenis luka.

Setelah melahirkan, tubuh ibu sering mengalami luka, baik karena proses persalinan normal maupun operasi caesar. Yochanna bekerja membantu regenerasi sel dan mempercepat pemulihan luka tersebut.
Kandungan ikan kutuk memiliki senyawa albumin tinggi yang berperan mempercepat pertumbuhan jaringan baru, sedangkan teripang mendukung perbaikan sel dan mengurangi peradangan.
Tidak hanya untuk luka pasca persalinan, Yochanna juga efektif digunakan untuk membantu proses pemulihan pada luka diabetes, luka koreng, luka basah, dan luka operasi lainnya. Dengan begitu, jamu pasca melahirkan ini memberi manfaat luas bagi ibu yang sedang berada dalam masa pemulihan.
Herbal Bersalin Yochanna Dan Fulasi
Fulasi, Jamu Pasca Melahirkan untuk Meningkatkan Suplai ASI
Selain pemulihan luka, tantangan lain pasca melahirkan adalah produksi ASI yang belum stabil. Fulasi hadir sebagai jamu pasca melahirkan yang dirancang khusus untuk mendukung kelancaran dan peningkatan produksi ASI.
Produk ini mengandung daun katuk dan biji klabet, dua bahan herbal yang memang bermanfaat untuk memperbanyak ASI secara alami. Daun katuk memiliki kandungan laktagogum yang merangsang hormon prolaktin, sehingga membantu tubuh ibu memproduksi ASI lebih banyak.
Sedangkan biji klabet (fenugreek) membantu menstimulasi kelenjar susu agar bekerja lebih optimal. Dengan konsumsi rutin, Fulasi membantu ibu tetap tenang dalam menyusui karena suplai ASI terjaga dengan baik.
Fulasi juga bekerja mendukung daya tahan tubuh ibu, yang penting untuk menjaga energi selama masa menyusui. Mengingat menyusui adalah aktivitas yang menguras kalori, jamu pasca melahirkan seperti Fulasi membantu ibu tetap kuat dan bugar dalam merawat bayi.
Kombinasi Yochanna dan Fulasi untuk Perawatan Pasca Melahirkan yang Menyeluruh
Menggabungkan Yochanna dan Fulasi dalam masa pasca melahirkan memberi dukungan menyeluruh bagi tubuh ibu.
Yochanna fokus pada pemulihan jaringan dan penyembuhan luka dari dalam, sementara Fulasi memastikan kebutuhan ASI terpenuhi. Keduanya berbahan herbal alami yang telah lama teruji aman dan bermanfaat bagi ibu pasca melahirkan.
Yochanna dan Fulasi bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dari perawatan tubuh setelah melahirkan. Tubuh ibu membutuhkan waktu dan nutrisi yang tepat agar bisa kembali pulih dan siap menjalani fase menyusui dengan optimal.
Penggunaan produk berbahan herbal menjadi pilihan yang aman karena minim efek samping dan selaras dengan kebutuhan alami tubuh.
Maka dari itu, memilih jamu pasca melahirkan yang sesuai, berkualitas, dan jelas manfaatnya akan sangat membantu proses pemulihan dan peningkatan kualitas hidup ibu pasca persalinan. Untuk info produk dan pemesanan hubungi WA 08999277308 atau order via marketplace Shopee.




