Kondisi ambeien pecah umumnya dapat menimbulkan rasa perih yang luar biasa serta keluarnya darah berwarna merah segar.
Rasa sakit yang tajam akan muncul ketika kulit pelapis benjolan tidak mampu menahan tekanan. Penderita sering kali merasa panik saat melihat bercak darah yang menetes cukup banyak pada toilet.
Gejala ini menandakan bahwa pembuluh darah vena pada area anus telah mencapai titik puncak ketegangan. Penanganan yang tidak tepat berisiko memicu peradangan yang jauh lebih luas pada jaringan lunak rektum.
Baca: Mengapa Ibu Hamil Rentan Wasir?
Mengenal Gejala dan Risiko Saat Terjadi Ambeien Pecah
Darah yang keluar akibat ambeien pecah biasanya memiliki tekstur encer dan tidak disertai dengan lendir. Kondisi ini memerlukan pembersihan secara hati-hati agar bakteri tidak masuk ke dalam luka yang terbuka.
Penderita mungkin merasakan sensasi panas terbakar pada area anus setelah proses perdarahan tersebut berlangsung lama. Rasa nyeri yang sebelumnya sangat menekan biasanya akan sedikit berkurang setelah tekanan cairan darah keluar.
Seseorang harus segera mewaspadai jika perdarahan tidak kunjung berhenti dalam waktu lebih dari sepuluh menit. Risiko infeksi akan meningkat jika area yang terluka terus terpapar oleh sisa kotoran yang tidak bersih.
Baca: Cara Mengatasi Nyeri Pasca Operasi Wasir
Langkah Pertolongan Pertama yang Harus Segera Dilakukan
Seseorang harus segera membersihkan area anus menggunakan air hangat agar kuman tidak menempel pada luka. Gunakan kain lembut atau kasa steril untuk menekan area yang berdarah secara perlahan sampai berhenti.
Kompres dingin menggunakan es batu yang terbungkus kain dapat membantu mengecilkan pembuluh darah yang sedang meradang. Pastikan posisi tubuh dalam keadaan berbaring miring agar tekanan pada area anus berkurang secara signifikan.
Hindari penggunaan tisu toilet yang mengandung pewangi karena bahan kimia tersebut dapat memicu iritasi tambahan. Konsumsi obat pereda nyeri yang aman dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat luka yang terbuka.
Pilihlah penggunaan air mengalir daripada mengusap area yang sedang terluka menggunakan handuk yang kasar. Upayakan untuk tetap tenang agar detak jantung stabil sehingga perdarahan pada area anus tidak deras.
Baca: Tips Meredakan Komplikasi Wasir Ringan
Penyebab Utama Ambeien Pecah yang Perlu Diwaspadai
Sembelit kronis memaksa seseorang mengejan terlalu kuat sehingga membebani dinding pembuluh darah yang sudah rapuh. Tekanan fisik yang ekstrem ini menjadi pemicu utama munculnya kejadian ambeien pecah pada banyak pasien.
Duduk di toilet dalam durasi yang terlalu lama juga meningkatkan risiko pelebaran pembuluh darah vena. Gaya berat atau gravitasi memberikan beban tambahan pada area rektum saat otot sfingter sedang bekerja.
Kurangnya asupan serat dalam makanan harian membuat feses menjadi sangat keras dan sulit untuk dikeluarkan. Gesekan feses yang keras pada benjolan ambeien akan melukai permukaan kulit hingga menyebabkan perdarahan aktif.
Batuk yang terlalu kuat atau mengangkat beban berat secara mendadak juga dapat memicu pecahnya vena. Aktivitas fisik yang berlebihan memberikan tekanan mendadak pada katup vena yang berada di dasar panggul.
Baca: Awas, Ambeien Tak Diobati Bisa Picu Anemia Kronis
Cara Menjaga Kebersihan Area Anus Setelah Perdarahan
Menggunakan bak rendam berisi air hangat atau sitz bath sangat efektif untuk menjaga kebersihan anus. Larutan air hangat tersebut membantu merelaksasi otot anus serta mempercepat proses penyembuhan jaringan yang rusak.
Gantilah celana dalam secara rutin untuk menghindari kelembapan yang dapat mengundang pertumbuhan jamur dan bakteri. Pilihlah bahan pakaian yang menyerap keringat agar sirkulasi udara di sekitar area panggul tetap terjaga.
Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat seperti mengangkat beban besar selama masa pemulihan luka berlangsung. Istirahat yang cukup membantu tubuh memfokuskan energi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak akibat peradangan kronis.
Bersihkan area bokong dengan sabun bayi yang lembut untuk memastikan tidak ada sisa kotoran yang tertinggal. Mengeringkan area tersebut dengan cara menepuk perlahan menggunakan kain halus jauh lebih aman daripada menggosoknya.
Baca: Bahaya Ambeien Pecah: Trombosis Wasir yang Menyakitkan
Mengatasi Ambeien Pecah Menggunakan Kekuatan Herbal Alami
Penggunaan tanaman obat seperti daun ungu sangat berkhasiat untuk membantu mengecilkan benjolan yang sedang membengkak. Senyawa alami dalam daun ungu bekerja secara efektif dalam memperbaiki elastisitas pembuluh darah yang rusak.

Campuran lidah buaya dan rimpang kunyit memberikan efek mendinginkan serta mencegah infeksi pada ambeien pecah. Sifat anti-inflamasi dari temu putih membantu meredakan rasa perih yang timbul akibat luka di anus.
Seluruh kebaikan nutrisi alami tersebut kini tersedia dalam kapsul Hemotera yang sangat praktis untuk dikonsumsi. Sambiloto yang terkandung di dalamnya berperan aktif sebagai antibiotik alami untuk mempercepat keringnya luka terbuka.
Kapsul Hemotera terbukti sangat ampuh dalam membantu mengatasi wasir ringan hingga berat secara aman dan alami. Penderita dapat mengatasi masalah ambeien pecah dengan rutin mengonsumsi ramuan herbal berkualitas tinggi setiap hari.
Silakan tekan tombol berikut ini jika ingin mendapatkan manfaat luar biasa dari ramuan herbal Hemotera.




