Pendarahan yang terjadi terus-menerus saat berkemih yang tidak cepat diatasi bisa menyebabkan anemia kronis yang sangat berbahaya. Hilangnya sel darah merah secara bertahap akan mengganggu pengiriman oksigen ke semua jaringan tubuh manusia.
Tubuh akan mulai merasa sangat lemah dan tidak bertenaga meskipun individu tersebut sudah beristirahat dengan cukup. Kurangnya kesadaran mengenai bahaya dari pendarahan akibat wasir seringkali mengakibatkan penurunan kesehatan yang signifikan dalam waktu yang singkat.
Rasa mengantuk yang berlebihan di siang hari adalah tanda bahwa otak tidak mendapatkan cukup nutrisi. Setiap tetes darah yang hilang secara sia-sia adalah kerugian bagi kesehatan jangka panjang jantung manusia.
Baca: BAB Tidak Teratur, Kebiasaan Sepele yang Bisa Berujung Ambeien
Mengapa Pendarahan Wasir Memicu Anemia Kronis
Pecahnya pembuluh darah vena pada area anus mengakibatkan pengeluaran darah segar secara spontan setiap kali mengejan keras. Sumsum tulang terkadang tidak mampu mengimbangi kecepatan kehilangan darah yang keluar secara masif lewat saluran pembuangan.
Kondisi tersebut memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memompa sisa darah yang masih tersedia di dalam tubuh. Penurunan kadar zat besi secara sistematis menjadi penyebab utama munculnya gejala anemia kronis pada penderita ambeien menahun.
Darah yang keluar setiap hari meskipun hanya sedikit akan menguras cadangan energi vital dalam sistem sirkulasi darah. Penderita seringkali menganggap remeh tetesan darah tersebut padahal dampaknya sangat merusak fungsi metabolisme tubuh secara keseluruhan.
Tekanan kuat pada dinding rektum saat sembelit memperparah robekan pembuluh darah yang sudah mulai menipis. Ketidakseimbangan asupan nutrisi membuat proses regenerasi sel darah merah baru berjalan sangat lambat dan tidak efisien.
Zat besi yang terbuang bersama feses tidak dapat tergantikan hanya dengan mengonsumsi makanan biasa sehari-hari saja. Kurangnya volume darah dalam pembuluh secara otomatis akan menurunkan tekanan darah penderita ke tingkat yang berbahaya.
Baca: Sering Tahan BAB Saat Sibuk, Banyak Kasus Ambeien dari Sini
Mengenali Gejala Kelelahan Akibat Kurang Darah
Kulit wajah penderita biasanya akan terlihat sangat pucat dan kehilangan rona merah alami akibat kurangnya pasokan hemoglobin. Napas menjadi terasa pendek dan tersengal-sengal saat melakukan aktivitas fisik yang sebenarnya tergolong sangat ringan sekali.
Rasa pusing yang hebat serta penglihatan berkunang-kunang sering muncul ketika penderita mencoba untuk berdiri dari posisi duduk. Gejala anemia kronis ini menandakan bahwa otak sedang kekurangan pasokan nutrisi dan oksigen yang dibawa oleh darah.
Konsentrasi penderita akan menurun tajam sehingga produktivitas kerja sehari-hari menjadi sangat terhambat dan tidak optimal lagi. Detak jantung yang tidak beraturan atau palpitasi menjadi sinyal darurat bahwa tubuh sedang mengalami krisis cairan vital.
Kuku yang terlihat rapuh dan pecah-pecah menunjukkan adanya defisiensi mineral yang sangat parah di dalam tubuh. Suhu ujung jari tangan dan kaki akan terasa sangat dingin akibat aliran darah tidak sampai ke ujung saraf.
Selanjutnya, lidah yang membengkak atau terasa nyeri saat mengunyah makanan sering menyertai kondisi penurunan kadar sel darah merah. Makanya, penderita sering mengalami pingsan mendadak akibat penurunan suplai oksigen yang menuju ke pusat saraf utama manusia.
Baca: Gaya Hidup Anak Kos yang Serba Instan Bisa Berujung Ambeien
Risiko Jangka Panjang Masalah Anemia Kronis
Kerusakan fungsi organ dalam seperti ginjal dan hati dapat terjadi jika kondisi kekurangan darah merah terus berlanjut. Sistem kekebalan tubuh penderita akan melemah secara signifikan sehingga bakteri dan virus sangat mudah menginfeksi jaringan tubuh.
Penyembuhan luka pada area anus juga menjadi sangat lambat karena tidak ada nutrisi yang terbawa oleh aliran darah. Mengabaikan pendarahan wasir hanya akan memperparah kondisi anemia kronis yang menuntut tindakan transfusi darah di rumah sakit.
Beban psikis seperti kecemasan dan depresi ringan sering menghantui penderita yang merasa kondisi fisiknya tidak kunjung membaik. Kegagalan fungsi jantung menjadi ancaman paling nyata jika penderita tidak segera menghentikan pendarahan pada sumber utama wasir.
Otot-otot tubuh akan mengalami atrofi atau penyusutan karena tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup dari peredaran darah. Infeksi pada luka wasir akan lebih sulit sembuh karena sel darah putih tidak bisa menjangkau area luka.
Kelelahan ekstrem yang penderita rasakan dapat memicu gangguan pada kualitas tidur yang sangat buruk setiap malam hari. Komplikasi pada sistem saraf tepi jadi menimbulkan rasa kesemutan yang sangat mengganggu kenyamanan saat penderita sedang beraktivitas.
Baca: Puasa Kurang Serat dan Cairan, Ambeien Bisa Ikut Kambuh
Mengatasi Pendarahan dan Ambeien dengan Hemotera
Pencegahan terbaik untuk menghindari kekurangan darah adalah dengan menghentikan pendarahan dan mengecilkan benjolan wasir secara efektif. Hemotera merupakan pilihan herbal yang mengandung daun ungu, temu putih, dan juga lidah buaya untuk memulihkan saluran pembuangan.

Baca: Kurang Aktivitas Fisik, Tubuh Bisa Beri Sinyal Awal Ambeien
Kandungan rimpang kunyit dan sambiloto membantu meredakan peradangan sekaligus mempercepat proses penutupan luka pada pembuluh darah yang pecah. Konsumsi rutin produk ini sangat ampuh mengurangi pembengkakan anus sehingga penderita terhindar dari bahaya anemia kronis yang mengancam.
Klik tautan di bawah ini untuk mendapatkan produk herbal berkualitas guna mendukung pemulihan stamina tubuh sekarang.




