5 Teknik Mengontrol Ejakulasi yang Mudah Dilakukan

Mempelajari metode pengendalian klimaks dapat membantu pria meningkatkan rasa percaya diri dan kepuasan seksual bersama pasangan.

Pria perlu mengenal berbagai teknik mengontrol ejakulasi agar dapat memberikan kepuasan lebih optimal bagi pasangan tercinta. Pemahaman tentang pengendalian diri ini sangat bermanfaat dalam menjaga ritme aktivitas di ranjang dengan baik.

Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi lama waktu berhubungan intim, mulai dari keadaan mental hingga kesehatan fisik yang kurang terjaga. Menguasai kendali tubuh secara sadar menjadi kunci utama untuk menghindari perasaan malu akibat ejakulasi terlalu cepat.

Ketegangan otot yang berlebihan sering kali memicu sinyal saraf untuk segera mencapai klimaks lebih awal daripada yang diinginkan. Pria perlu belajar untuk menenangkan pikiran agar aliran darah ke seluruh tubuh tetap lancar tanpa ada kendala tertentu.

Baca: Puncak Nafsu Pria di Usia Berapa?

Melatih Pernapasan untuk Menenangkan Saraf

Teknik pernapasan dalam terbukti efektif sebagai salah satu teknik mengontrol ejakulasi yang bisa dipraktikkan oleh siapa saja. Menghirup oksigen secara perlahan membantu menurunkan detak jantung sehingga tubuh tidak terlalu terburu-buru mencapai fase klimaks tersebut.

Fokus pada udara yang masuk dan keluar membuat otak lebih tenang dalam mengelola rangsangan seksual yang sedang diterima. Latihan ini juga berfungsi mengurangi rasa cemas yang biasanya muncul ketika seseorang merasa terlalu bersemangat saat bercinta.

Pria bisa mencoba menarik napas melalui hidung selama empat detik kemudian mengeluarkannya secara perlahan melalui mulut secara konsisten. Kebiasaan sederhana ini akan melatih sistem saraf otonom agar tetap berada dalam kendali penuh selama aktivitas intim.

Baca: 5 Makanan Kaya L-Arginine untuk Cegah Disfungsi Ereksi

Metode Start-Stop untuk Meningkatkan Daya Tahan

Menerapkan metode berhenti sejenak atau start-stop merupakan cara yang sangat populer untuk melatih sensitivitas penis terhadap rangsangan. Pria hanya perlu menghentikan stimulasi tepat sebelum mencapai titik tanpa kembali atau yang sering disebut point of no return.

Tunggu selama tiga puluh detik hingga sensasi ingin mengeluarkan sperma benar-benar hilang sebelum melanjutkan kembali aktivitas seksual tersebut. Pengulangan metode ini secara rutin akan memperkuat sinyal otak dalam mengenali batas kemampuan tubuh untuk menunda ledakan.

Latihan ini sebaiknya dilakukan bersama pasangan agar tercipta rasa saling pengertian dalam mencapai kepuasan batin yang seimbang. Komunikasi yang jujur mengenai kapan harus berhenti sejenak akan membuat suasana bercinta menjadi jauh lebih santai.

Baca: Efek Kafein terhadap Libido dan Kekuatan Ereksi

Teknik Mengontrol Ejakulasi “Squeeze” untuk Menunda Klimaks

Langkah praktis lainnya yang bisa pria coba adalah teknik mengontrol ejakulasi dengan cara memberikan tekanan pada ujung kepala penis. Mintalah pasangan untuk meremas bagian bawah kepala penis selama beberapa detik ketika sensasi klimaks mulai terasa sangat kuat.

Tekanan fisik ini berfungsi untuk mengurangi gairah sesaat dan mengalihkan fokus saraf dari keinginan untuk segera mengeluarkan ejakulat. Setelah rasa ingin ejakulasi mereda maka pria dapat melanjutkan kembali penetrasi dengan ritme yang lebih tenang dan lambat.

Melakukan teknik ini secara berulang akan membantu otot panggul menjadi lebih terbiasa dalam menahan beban rangsangan yang datang bertubi-tubi. Kesabaran dalam berlatih sangat menentukan keberhasilan jangka panjang bagi pria yang ingin memiliki daya tahan lebih lama.

Melakukan Senam Kegel Secara Rutin

Memperkuat otot dasar panggul melalui senam kegel sangat membantu pria dalam mengatur kontraksi saat sedang berhubungan intim bersama istri. Otot yang kuat memberikan kendali lebih besar untuk menahan laju sperma yang akan keluar melalui saluran kemih tersebut.

Cara melakukannya cukup mudah dengan mengontraksikan otot yang biasanya untuk menahan buang air kecil selama 3detik saja. Lakukan gerakan ini sebanyak sepuluh kali dalam satu sesi agar otot pubococcygeus menjadi lebih kencang dan juga fleksibel.

Latihan kegel tidak memerlukan alat khusus sehingga pria bisa melakukannya kapan saja bahkan saat sedang duduk di kantor. Konsistensi dalam berlatih selama beberapa minggu akan memberikan perubahan signifikan pada kontrol ejakulasi yang jauh lebih presisi.

Baca: Kenapa Alat Vital Sering Loyo? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

Teknik Mengontrol Ejakulasi dengan Mengalihkan Pikiran Sejenak Saat Terangsang

Mengalihkan fokus pikiran ke hal-hal yang tidak bersifat seksual bisa menjadi strategi darurat untuk menurunkan tingkat gairah seketika. Pria dapat memikirkan sesuatu yang membosankan atau urusan pekerjaan yang belum selesai untuk mendinginkan saraf yang sedang tegang.

Meskipun terdengar sederhana namun cara ini sangat efektif untuk memberikan jeda waktu bagi tubuh agar kembali ke ritme awal. Hindari terlalu terpaku pada sensasi fisik yang sedang Anda rasakan agar otak tidak memberikan perintah untuk segera mencapai puncak.

Baca: Cara Berhenti Merokok untuk Meningkatkan Kekuatan Ereksi

Dukungan Stamina Pria Optimal dengan Fortamen

fortamen teknik mengontrol ejakulasi

Selain menerapkan berbagai teknik mengontrol ejakulasi secara mandiri pria juga memerlukan asupan nutrisi yang tepat dari bahan-bahan herbal alami. Fortamen hadir dengan komposisi pilihan seperti cabai jawa, tapak liman, jahe, purwaceng, serta pasak bumi yang sangat berkhasiat.

Kombinasi bahan alami ini membantu memelihara stamina pria secara menyeluruh sehingga menjadikannya obat kuat pria tahan lama yang aman. Suplemen ini juga berperan penting dalam membantu mengatasi gangguan disfungsi ereksi serta ejakulasi dini yang sering para pria keluhkan.

Klik tautan berikut jika berminat merasakan kekuatan stamina alami dari Fortamen demi kebahagiaan rumah tangga.