Banyak orang merasa panik saat menyadari bahwa maag menyebabkan sesak napas secara tiba-tiba ketika kondisi lambung sedang bermasalah.
Kondisi ini umumnya terjadi karena tekanan gas yang sangat tinggi di dalam rongga perut manusia. Asam lambung yang naik hingga ke area tenggorokan sering kali mengiritasi saluran pernapasan dan memicu kontraksi otot.
Baca : Ciri, Pemicu, dan Cara Meredakan Asam Lambung Naik
Lapisan lambung yang meradang akan mengirimkan sinyal nyeri kuat yang bisa menjalar hingga ke area dada.
Tekanan dari diafragma yang terdesak akibat lambung membengkak membuat paru-paru tidak bisa mengembang secara maksimal.
Fenomena ini menciptakan sensasi napas pendek dan berat yang terasa sangat mengganggu bagi penderitanya.
Baca: Makan Teratur Tapi Perut Perih Setelah Makan, Ini Penyebabnya
Mekanisme Medis Saat Maag Menyebabkan Sesak Napas
Secara anatomi, posisi lambung dan paru-paru berada sangat berdekatan di dalam tubuh manusia.
Ketika produksi asam lambung meningkat drastis, gas akan memenuhi ruang kosong di dalam sistem pencernaan.
Gas tersebut mendorong otot diafragma ke atas sehingga pergerakan paru-paru saat bernapas menjadi sangat terbatas.
Selain itu, cairan asam yang naik ke kerongkongan dapat masuk ke saluran napas dalam jumlah sangat kecil. Kondisi ini secara otomatis memicu refleks tubuh untuk batuk atau merasakan sensasi seperti tersedak.
Baca : Cara Mengendalikan Penyebab Asam Lambung karena Stres
Kejadian ketika maag menyebabkan sesak napas sering kali disalahartikan sebagai gejala gangguan jantung.
Penderitanya biasanya merasakan detak jantung lebih cepat akibat kecemasan yang muncul secara mendadak. Rasa cemas ini justru memperburuk kondisi fisik karena otot-otot tubuh menjadi semakin tegang.
Oleh karena itu, penting bagi semua orang untuk memahami perbedaan sesak akibat lambung dan gangguan jantung.
Baca: Gastritis pada Remaja Bukan Sekadar Sakit Perut, Ini Dampaknya
Mengenali Gejala Gangguan Pencernaan dan Pernapasan Secara Bersamaan
Sesak napas yang dipicu lambung hampir selalu disertai rasa panas hebat di ulu hati. Mulut bisa terasa pahit atau asam akibat refluks cairan lambung yang naik ke atas.
Sensasi terbakar di dada atau heartburn menjadi tanda utama adanya gangguan pada sistem pencernaan.
Penderita juga sering mengalami sendawa terus-menerus sebagai upaya tubuh mengeluarkan gas terperangkap. Jika maag menyebabkan sesak napas, gejala biasanya muncul setelah mengonsumsi makanan pemicu asam.
Baca : Inilah Gejala Asam Lambung Naik ke Kepala, Bisa Picu Cemas
Kelelahan fisik berlebihan dan pola makan yang tidak teratur turut memperparah tingkat keparahan keluhan. Sebagian orang juga merasakan nyeri yang menjalar hingga ke punggung saat asam lambung meningkat.
Mengenali gejala-gejala ini membantu tenaga medis memberikan diagnosis yang tepat pada setiap pasien. Dokter biasanya akan menyarankan pemeriksaan endoskopi untuk melihat kondisi lapisan lambung secara detail.
Baca: Stres dan Pola Makan Buruk, Penyebab Gastritis Kambuh Berulang
Langkah Awal Mengatasi Sesak Napas Akibat Maag
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan mengatur napas secara perlahan. Duduk tegak atau setengah bersandar dapat membantu mengurangi tekanan pada area diafragma yang tertekan.
Hindari posisi tidur telentang karena justru memudahkan asam lambung naik ke atas. Melonggarkan pakaian atau ikat pinggang juga efektif memberi ruang tambahan pada perut.
Minum air hangat secara perlahan mampu menenangkan otot kerongkongan yang teriritasi asam. Penderita perlu menyadari bahwa maag menyebabkan sesak napas merupakan sinyal untuk memperbaiki gaya hidup.
Mengurangi konsumsi kafein dan makanan pedas menjadi kewajiban utama agar serangan tidak berulang. Stres yang tidak terkelola dengan baik juga berperan besar meningkatkan produksi asam lambung.
Meditasi harian atau latihan pernapasan dalam bisa menjadi solusi jangka panjang menjaga kesehatan lambung.
Baca: Asam Lambung Pahit di Mulut Setelah Makan, Normal atau Bahaya
Mengatasi Maag Menyebabkan Sesak Napas dengan Solusi Alami
Memilih pengobatan herbal berkualitas adalah langkah cerdas untuk memulihkan kesehatan lambung tanpa efek samping. Soluma hadir sebagai solusi efektif yang memadukan temulawak dan kunyit untuk meredakan peradangan.
Kandungan kayu manis dan ketumbar di dalamnya bekerja aktif membantu mengeluarkan gas berlebih dari pencernaan.
Daun sembung yang terdapat dalam formula ini secara khusus meredakan gejala GERD dan sensasi panas di dada. Produk ini mampu menormalkan produksi asam lambung agar tidak lagi mengganggu sistem pernapasan.
Baca : Ciri Asam Lambung Naik ke Dada dan Tenggorokan
Selain itu, rasa mual dan nyeri ulu hati akan berangsur mereda setelah rutin mengonsumsi bahan herbal pilihan ini.
Soluma membantu memulihkan fungsi sistem pencernaan manusia secara menyeluruh dengan cara yang aman dan alami.

Baca: Tukak Lambung pada Lansia Lebih Berbahaya? Ini Alasannya
Menjaga kondisi lambung tetap sehat menjadi kunci utama agar aktivitas harian tidak terganggu.
Gunakan produk herbal yang telah terbukti khasiatnya untuk melindungi organ dalam dari berbagai gangguan.
Segera atasi masalah pencernaan sebelum kondisi tubuh menurun akibat penanganan yang terlambat.
Cobalah konsumsi Soluma secara rutin untuk menjaga kesehatan lambung setiap hari.




