Banyak orang secara otomatis mengaitkan kesehatan mata hanya dengan konsumsi wortel yang kaya Vitamin A.
Namun, meskipun wortel memang kaya Beta-Karoten, faktanya terdapat banyak opsi lain yang justru memiliki konsentrasi nutrisi lebih padat sehingga dapat mendukung fungsi penglihatan.
Baca : Katarak Mata Berawan Tak Perlu Panik
Vitamin A merupakan vitamin larut lemak yang krusial untuk menjaga kejernihan kornea serta fototransduksi di retina.
Oleh karena itu, memahami berbagai sumber makanan kaya vitamin A sangat penting agar pola diet lebih beragam dan tidak membosankan.
Maka, mari kita telaah daftar sumber nutrisi terbaik sekaligus bagaimana Ometa melengkapi asupan harian Anda.
Baca: Benarkah Layar Gadget Merusak Mata?
Makanan Sumber Vitamin A
Kelompok I: Sumber Hewani (Retinol)
Vitamin A dari sumber hewani disebut Retinol, yaitu bentuk aktif yang dapat langsung digunakan tubuh tanpa perlu konversi panjang. Dengan demikian, Retinol lebih cepat mendukung fungsi retina dan kornea.
- Hati Sapi dan Ayam
Hati hewan merupakan penyimpan cadangan vitamin A yang sangat besar.
Faktanya, satu porsi hati sapi mengandung vitamin jauh melampaui kebutuhan harian minimum, sehingga konsumsi hati secara rutin dapat memperkuat kesehatan mata.
Selain itu, organ ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan mikronutrien utama pada makhluk hidup.
- Minyak Hati Ikan Kod
Minyak hati ikan kod tidak hanya kaya omega-3, tetapi juga sangat tinggi vitamin A.
Oleh karena itu, penggunaannya secara rutin telah lama dikaitkan dengan pencegahan rabun senja dan perlindungan terhadap integritas sel-sel makula. Dengan begitu, penglihatan tetap terjaga meski usia bertambah.
Baca: Ini Tanda Mengalami Stres Mata
- Produk Susu dan Telur
Susu full cream, keju, dan kuning telur merupakan sumber harian yang praktis.
Maka, mengintegrasikan protein hewani ini ke dalam menu sarapan adalah langkah strategis untuk menjaga kesehatan okular secara berkelanjutan. Selain itu, nutrisi ini mendukung metabolisme vitamin A secara optimal.
Kelompok II: Sumber Nabati (Karotenoid)
Sumber nabati mengandung provitamin A atau karotenoid yang nantinya diubah tubuh menjadi bentuk aktif. Oleh karena itu, sayuran dan buah menjadi bagian penting dalam diet untuk menjaga penglihatan.
Selain itu, karotenoid diserap lebih optimal jika dikonsumsi bersama lemak sehat.
- Ubi Jalar (Cilembu atau Ubi Oranye)
Jika Anda mencari pengganti wortel, ubi jalar adalah pilihan yang sepadan. Warna oranye pekat menandakan kandungan beta-karoten melimpah.
Dengan demikian, konsumsi ubi jalar secara teratur dapat membantu menekan risiko gangguan mata degeneratif serta menjaga ketajaman penglihatan.
Baca : Katarak dan Glaukoma Ternyata Bisa Dikendalikan
- Bayam dan Sayuran Hijau Gelap
Meskipun tidak berwarna oranye, bayam dan kale mengandung lutein serta zeaxanthin. Sebab, klorofil pada sayuran hijau menutupi pigmen oranye di dalamnya.
Nutrisi ini berfungsi sebagai filter alami yang melindungi retina dari kerusakan akibat paparan sinar biru. Oleh karena itu, konsumsi sayuran hijau secara konsisten sangat disarankan bagi pengguna layar digital.
Baca: Apa Saja yang Dapat Merusak Mata Tanpa Sadar?
- Buah Labu Kuning dan Paprika Merah
Labu kuning memiliki densitas nutrisi tinggi namun rendah kalori. Sementara itu, paprika merah mengandung kriptoksantin, prekursor vitamin A yang efektif.
Dengan demikian, kedua sumber ini dapat mendukung metabolisme mata serta melindungi sel-sel retina dari kerusakan oksidatif.
Ometa, Nutrisi Herbal untuk Perlindungan Mata Maksimal

Baca: Mata Katarak Usia Muda: Faktor Pemicu dan Solusinya
Mengandalkan makanan saja terkadang tidak cukup, terutama bagi individu dengan aktivitas visual tinggi.
Oleh karena itu, Ometa hadir sebagai solusi komplementer yang mengombinasikan ekstrak nabati pilihan agar mata Anda mendapatkan asupan vitamin A secara konsisten.
Selain itu, suplemen ini mendukung regenerasi sel retina, mencegah kelelahan mata, dan melindungi dari radikal bebas.
Maka dari itu, penggunaan rutin Ometa membantu menjaga kesehatan mata meski sayuran harian terlewat. Bilberry memperbaiki mikrosirkulasi kapiler mata serta menjaga elastisitas otot siliaris agar mata tidak cepat lelah.
Baca : Katarak Bisa Sembuh Tanpa Operasi? Inilah Rahasianya
Selain itu, membantu regenerasi rhodopsin sehingga adaptasi malam lebih baik. Beta-karoten murni wortel mudah terserap sistem pencernaan, mendukung fototransduksi retina.
Oleh karena itu, metabolisme vitamin A berjalan optimal. Sambiloto sebagai anti-inflamasi dan protektif seluler, menjaga metabolisme vitamin A dari stres oksidatif akibat polusi dan radiasi.
Maka, sel retina tetap terlindungi secara menyeluruh. Dengan demikian, pengintegrasian Ometa ke pola hidup sehat memberi proteksi ganda terhadap stres lingkungan dan proses degenerasi selular.
Baca: Kesehatan Retina Mata: Peran Buah Bilberry yang Unik
Menjaga kesehatan mata memerlukan variasi menu dan suplemen. Dengan demikian, konsumsi sumber hewani, sayuran hijau, serta buah yang kaya vitamin A yang sangat baik.
Selain itu, diversifikasi nutrisi mencegah defisiensi dan mendukung penglihatan optimal. Maka, lengkapi diet harian dengan Ometa. Kombinasi Bilberry, Wortel, dan Sambiloto memberikan perlindungan berlapis dari dalam.
Dengan demikian, penglihatan yang tajam adalah hasil investasi nutrisi yang konsisten sejak dini.
Jika ingin membeli Ometa, silakan menghubungi toko resmi melalui link di bawah ini.




