Gejala prostat bengkak sering tidak disadari pria meski tanda awal sebenarnya sudah muncul sejak lama.
Banyak pria menganggap keluhan buang air kecil sebagai efek penuaan sehingga masalah penting ini kerap terabaikan.
Akibatnya, kondisi baru tertangani ketika gangguan berkemih sudah cukup parah dan menghambat aktivitas harian pria.
Pembesaran kelenjar prostat atau BPH merupakan kondisi umum yang terjadi pada pria seiring pertambahan usia.
Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra sebagai bagian penting fungsi reproduksi pria.
Ketika ukurannya membesar, tekanan pada uretra meningkat sehingga aliran urine mulai terganggu dan menimbulkan keluhan berkemih.
Memahami perubahan tubuh membantu pria melakukan pencegahan lebih awal dan mengurangi risiko gangguan berkemih berkepanjangan.
Meski bukan kanker, pembesaran prostat tetap dapat menurunkan kualitas hidup bila tidak ditangani secara tepat.
Baca: Apa Prostat Bisa Sembuh Total? Penjelasan dan Pengobatannya
Gejala Prostat Bengkak, Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat di Malam Hari
Salah satu tanda umum adalah sering terbangun malam hari untuk buang air kecil secara berulang.
Kondisi ini disebut nokturia dan termasuk bagian awal dari gejala prostat bengkak pada pria umumnya.
Semakin besar tekanan pada uretra, kandung kemih terasa cepat penuh dan menimbulkan keluhan berkemih sering.
Selain itu, sinyal menuju otak menjadi kurang akurat sehingga dorongan berkemih muncul lebih sering daripada biasanya.
Jika terus dibiarkan, gangguan ini dapat menurunkan kualitas tidur dan menghambat pemulihan tubuh setiap malam.
Pada akhirnya, tubuh menjadi lebih mudah lelah saat beraktivitas karena kekurangan istirahat yang memadai setiap hari.
Baca: Apa yang Terjadi Jika Prostat Pria Disentuh?
Aliran Urine Tidak Lancar Menjadi Gejala Prostat Bengkak Kedua
Selain frekuensi yang meningkat, aliran urine juga bisa berubah.
Banyak pria merasa kesulitan saat memulai buang air kecil, terutama di pagi hari.
Aliran urine yang keluar terasa lemah atau terputus-putus sehingga mengganggu kenyamanan berkemih pria setiap hari.
Inilah salah satu ciri khas gejala prostat bengkak yang sering terabaikan karena dianggap keluhan penuaan biasa.
Di sisi lain, kandung kemih harus bekerja lebih keras untuk mendorong urine keluar secara optimal setiap hari.
Sebagian pria juga merasakan sensasi tidak tuntas setelah kencing sehingga menimbulkan ketidaknyamanan berkepanjangan dalam aktivitas sehari.
Kondisi ini bernama retensi urine dan perlu mendapat perhatian agar tidak berkembang menjadi masalah berkemih lebih serius.
Jika berlangsung lama, risiko infeksi saluran kemih dapat meningkat.
Baca: Obat Prostat yang Aman dan Efektif
Rasa Tidak Nyaman di Area Panggul
Tidak semua keluhan hanya berkaitan dengan urine. Beberapa pria mengalami rasa tidak nyaman di area panggul.
Nyeri bisa muncul di perineum atau punggung bagian bawah.
Rasa ini bisa ringan, namun terkadang cukup mengganggu.
Seiring waktu, keluhan ini menjadi bagian dari gejala prostat bengkak pada sebagian kasus.
Walaupun demikian, nyeri juga bisa berasal dari penyebab lain.
Karena itu, sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter. Terlebih jika keluhan terjadi terus-menerus.
Baca: Apa Efek Samping Minum Obat Prostat? Waspadai Dampaknya!
Dorongan Buang Air Kecil yang Tidak Tertahankan
Dalam beberapa kondisi, muncul dorongan buang air kecil secara tiba-tiba.
Sensasi ini sering sangat kuat dan sulit ditahan.
Selain mengganggu, situasi ini dapat menimbulkan rasa cemas saat beraktivitas di luar rumah.
Kondisi ini termasuk dalam rangkaian gejala prostat bengkak yang berkembang.
Pada tahap tertentu, dorongan ini bisa berujung pada kebocoran urine.
Hal tersebut tentu dapat menurunkan kepercayaan diri. Karena itu, gejala ini tidak boleh kita anggap sepele.
Baca: Penyebab Prostat Membesar
Kemunculan Darah dalam Urine
Pada kasus tertentu, urine bisa bercampur darah.
Kondisi ini bernama hematuria dan perlu perhatian khusus.
Meskipun jarang, hal ini tetap bisa menjadi bagian dari gejala prostat bengkak.
Tekanan berlebih dapat menyebabkan pembuluh darah kecil pecah.
Namun, darah dalam urine juga bisa berasal dari kondisi serius lainnya.
Oleh sebab itu, wajib untuk melakukan pemeriksaan medis.
Penanganan yang tepat bisa mencegah komplikasi yang lebih berat.
Baca: Kenali Pentingnya Pemeriksaan Prostat Sejak Dini
Perawatan Dini untuk Menjaga Kesehatan Prostat
Menjaga kesehatan prostat menjadi langkah penting bagi pria di usia paruh baya.
Jika mulai merasakan gejala prostat bengkak, sebaiknya segera melakukan tindakan lebih awal.
Selain pemeriksaan medis, sebagian pria memilih pendekatan alami.
Beberapa tanaman herbal berkhasiat secara turun-temurun untuk menunjang kesehatan prostat.
Contohnya adalah Prosterafit yang mengandung alang-alang, sambiloto, dan pegagan.
Ramuan ini secara tradisional dapat membantu meredakan gangguan prostat dan kesulitan buang air kecil.

Prosterafit telah terdaftar BPOM dan bersertifikasi halal memberi rasa aman bagi penggunanya.
Pada akhirnya, konsistensi dalam menjaga kesehatan akan menentukan kenyamanan hidup ke depan.
Untuk prostat yang lebih sehat, Anda dapat mencoba konsumsi rutin Prosterafit yang bisa Anda dapatkan pada toko resmi di bawah ini.




