Operasi Penyakit Liver: Biaya, Risiko, dan Fakta yang Jarang Dibahas!

Operasi penyakit liver menjadi salah satu pilihan medis yang ditempuh saat kondisi hati sudah mengalami kerusakan berat atau tidak merespons pengobatan konservatif. Meski sering terdengar menyeramkan, prosedur ini memiliki tujuan menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa di balik prosedur medis ini, terdapat berbagai fakta penting yang perlu diketahui lebih dalam, mulai dari biaya yang tidak sedikit, hingga risiko yang mungkin terjadi pascaoperasi.

Jenis Operasi Penyakit Liver

Operasi penyakit liver tidak hanya merujuk pada transplantasi hati. Terdapat beberapa jenis prosedur, tergantung pada kondisi dan penyebab kerusakan hati. Beberapa yang paling umum antara lain:

  • Reseksi hati: pengangkatan sebagian jaringan hati yang rusak akibat tumor, kista, atau abses.
  • Transplantasi hati: penggantian hati yang rusak total dengan hati sehat dari donor.
  • Operasi bypass atau dekompresi portal: digunakan untuk mengurangi tekanan darah tinggi di pembuluh darah hati (hipertensi portal), biasanya pada pasien sirosis.

Setiap jenis operasi memiliki indikasi medis yang berbeda. Oleh karena itu, dokter akan melakukan serangkaian tes sebelum memutuskan tindakan terbaik.

Biaya Operasi Penyakit Liver di Indonesia

Berbicara soal biaya, operasi penyakit liver tergolong prosedur medis dengan biaya tinggi. Untuk transplantasi hati, misalnya, biaya di rumah sakit swasta di Indonesia dapat berkisar antara Rp500 juta hingga lebih dari Rp1 miliar.

Biaya tersebut mencakup operasi, perawatan pascaoperasi, obat imunosupresan, hingga biaya donor (jika tidak menggunakan keluarga sebagai pendonor).

Sementara itu, reksi hati biasanya lebih murah daripada transplantasi, tetapi tetap berada di kisaran ratusan juta rupiah tergantung tingkat kesulitan operasi dan lama rawat inap.

BPJS belum menanggung sebagian besar tindakan ini secara penuh, meskipun beberapa rumah sakit pemerintah menawarkan layanan melalui skema subsidi atau rujukan khusus.

Karena itu, banyak pasien dan keluarganya mulai mempertimbangkan pengobatan alternatif atau dukungan herbal sebelum kondisi hati memburuk dan membutuhkan operasi.

Pengobatan Penyakit Liver Alami yang Terbukti Membantu Menyehatkan Hati!

Risiko Operasi Penyakit Liver

Meski operasi penyakit liver dapat menyelamatkan nyawa, pasien tetap harus memperhatikan risikonya.Risiko bisa muncul selama operasi maupun pascaoperasi. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi antara lain:

  • Infeksi terutama jika sistem imun sedang melemah.
  • Penolakan organ (pada transplantasi)
  • Pendarahan hebat
  • Kegagalan fungsi hati baru. Pada beberapa kasus, transplantasi organ hati tidak berfungsi maksimal, bahkan bisa gagal total.

Selain risiko fisik, beban mental dan emosional pascaoperasi juga jarang ada yang membahas secara terbuka. Banyak pasien mengalami stres berkepanjangan, terutama jika operasi tidak berjalan sesuai harapan atau biaya membengkak.

Pencegahan Sebelum Terjadi Penyakit Liver

Menghadapi kemungkinan operasi penyakit liver tentu bukan hal yang mudah. Karena itu, pencegahan dan perawatan sejak dini menjadi langkah paling bijak. Salah satu cara menjaga fungsi hati adalah dengan mengubah gaya hidup dan menggunakan dukungan herbal sebagai bagian dari rutinitas harian.

Operasi Penyakit Liver herbatitis

Salah satu produk herbal untuk mendukung kesehatan hati adalah Herbatitis. Produk ini mengandung temulawak, kunyit, dan tanaman jombang, tiga bahan alami yang dikenal membantu detoksifikasi, mengurangi peradangan, dan menjaga produksi empedu.

Kombinasi ini mendukung hati agar tetap berfungsi optimal, bahkan saat menghadapi beban dari pola makan tidak sehat atau paparan zat berbahaya.

Tentunya, Herbatitis bukan pengganti tindakan medis. Namun, produk ini dapat digunakan sebagai upaya pendamping untuk membantu mencegah kerusakan hati yang lebih parah, sehingga kemungkinan menjalani operasi bisa ditekan semaksimal mungkin.

Bagi yang tertarik, akses informasi produk dan pemesanan bisa melalui WhatsApp 08999277308 atau langsung di Shopee.