Dalam merencanakan program hamil (promil), fokus seringkali tertuju pada kesuburan wanita. Padahal, kesehatan reproduksi pria memegang peran yang sama pentingnya. Kualitas sperma meliputi jumlah, motilitas (pergerakan), dan morfologi (bentuk) adalah faktor penentu keberhasilan pembuahan.
Salah satu cara paling mendasar dan alami untuk meningkatkan kualitas sperma adalah melalui perbaikan nutrisi. Mengonsumsi makanan penyubur sperma yang kaya nutrisi spesifik dapat memberikan dampak signifikan pada kesehatan reproduksi pria.
Makanan Penyubur Sperma
Berikut adalah 7 makanan penyubur sperma yang bisa Anda masukkan dalam menu harian untuk memperbesar peluang kehamilan.
1. Tiram (Oyster)

Pertama adalah tiram yang merupakan sumber zinc (seng) terbaik. Zinc adalah mineral esensial yang berperan vital dalam produksi testosteron dan pembentukan sperma. Kekurangan zinc sering dikaitkan dengan jumlah sperma yang rendah dan kualitas yang buruk.
2. Ikan Berlemak (Salmon, Sarden, Makerel)

Ikan seperti salmon kaya akan Asam Lemak Omega-3 (terutama DHA). Lemak sehat ini sangat penting untuk menjaga fluiditas membran sel sperma. Sperma yang sehat membutuhkan membran yang fleksibel agar dapat bergerak lincah dan membuahi sel telur.
3. Bayam dan Sayuran Hijau Gelap

Sayuran hijau seperti bayam adalah sumber Asam Folat (Vitamin B9) yang tinggi. Asam folat sangat penting untuk sintesis DNA. Asupan folat yang cukup memastikan bahwa sperma yang diproduksi memiliki materi genetik yang utuh dan sehat, mengurangi risiko sperma cacat.
4. Tomat

Warna merah cerah pada tomat berasal dari Lycopene (Likopen), sebuah antioksidan yang sangat kuat. Penelitian menunjukkan bahwa likopen dapat secara signifikan meningkatkan motilitas (pergerakan) dan memperbaiki morfologi (bentuk) sperma dengan cara melawan stres oksidatif.
5. Biji Labu (Pumpkin Seeds)

Jangan remehkan camilan ini. Seperti tiram, biji labu juga merupakan sumber zinc yang sangat baik. Selain itu, biji labu mengandung fitosterol dan antioksidan yang membantu melindungi kesehatan prostat dan mendukung produksi testosteron.
6. Kacang Kenari (Walnuts)

Kacang kenari adalah salah satu sumber Omega-3 nabati terbaik. Sebuah studi menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi segenggam kacang kenari setiap hari mengalami peningkatan vitalitas, motilitas, dan morfologi sperma yang signifikan.
7. Buah Delima (Pomegranate)

Buah delima sarat dengan antioksidan yang kuat. Antioksidan ini dikenal dapat meningkatkan sirkulasi darah dan melindungi sperma dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa penelitian bahkan mengaitkan konsumsi jus delima dengan peningkatan konsentrasi dan pergerakan sperma.
Lengkapi Nutrisi dengan Dukungan Herbal

Memasukkan semua makanan penyubur sperma di atas ke dalam menu harian adalah langkah yang sangat baik. Namun, untuk program hamil, terkadang pria membutuhkan dukungan ekstra yang lebih terkonsentrat untuk memastikan semua kebutuhan nutrisi reproduksi terpenuhi.
Di sinilah Vertomen hadir sebagai pelengkap yang cerdas. Vertomen adalah formulasi herbal yang dirancang khusus untuk mendukung kesuburan pria secara optimal.
Vertomen menggabungkan ekstrak herbal pilihan seperti Delima (yang kaya antioksidan seperti telah dibahas), dengan Pasak Bumi untuk membantu keseimbangan hormonal, dan Jahe Merah untuk melancarkan sirkulasi darah ke organ vital. Sinergi bahan-bahan alami ini bertujuan memaksimalkan produksi sperma yang berkualitas dari segi jumlah dan pergerakan.
Gabungkan asupan makanan sehat sehari-hari dengan dukungan herbal Vertomen untuk menjadi tim yang solid bersama pasangan dalam mewujudkan kehamilan.
Bagi Anda yang serius ingin mengoptimalkan kesuburan, dapatkan informasi produk dan pemesanan Vertomen melalui:
- WhatsApp: 08999277308
- Shopee: Klik di Sini untuk Kunjungi Toko Shopee Kami
Referensi:
https://www.alodokter.com/12-makanan-penyubur-sperma-untuk-mempercepat-kehamilan
https://www.halodoc.com/artikel/enggak-hanya-taoge-ini-5-makanan-penyubur-sperma
https://hellosehat.com/kehamilan/kesuburan/4-jenis-makanan-untuk-meningkatkan-kualitas-sperma/




