Penularan hepatitis B terjadi karena adanya infeksi virus. Infeksi virus ini menyerang hati dan dapat menyebabkan penyakit kronis.
Penyakit ini juga bisa memicu sirosis atau kanker hati. Maka dari itu, mengetahui cara penularannya sangat krusial.
Wawasan seputar penyakit Hepatitis B akan menjadi kunci pencegahan yang efektif.
Anda harus mengambil langkah aktif untuk melindungi diri dan keluarga dari virus berbahaya ini.
Baca: Hepatitis B Sangat Berbahaya, HERBATITIS Jadi Pilihan Alami untuk Perlindungan Hati
Penularan Hepatitis B Melalui Transmisi Seksual
Salah satu cara penularan Hepatitis B yaitu melalui kontak seksual. Virus ini ada dalam cairan tubuh manusia seperti semen dan cairan vagina.
Oleh karena itu, hubungan seksual tanpa pengaman dengan pasangan terinfeksi sangat berisiko.
Risiko penularan meningkat jika ada luka atau lecet. Luka kecil bisa menjadi pintu masuk virus ke dalam aliran darah.
Pencegahan paling efektif adalah menggunakan kondom secara konsisten. Selain itu, memiliki satu pasangan seksual juga mengurangi risiko.
Disarankan juga ntuk melakukan skrining kesehatan sebelum menikah. Dengan demikian, Anda dapat mengambil tindakan pencegahan sejak dini.
Virus Hepatitis B memiliki kemungkinan 50-100 kali lebih menular daripada HIV. Maka dari itu, kesadaran akan risiko ini sangat penting.
Virus ini juga dapat bertahan hidup di luar tubuh untuk beberapa waktu. Oleh karena itu, komunikasi terbuka dengan pasangan sangat penting.
Baca: Ini Dia Khasiat Kandungan Herbatitis yang Terbukti
Jarum dan Alat Medis yang Tidak Steril
Cara penularan klasik Hepatitis B yang lain yaitu melalui darah. Berbagi jarum suntik yang tidak steril sangat berisiko.
Risiko ini sering terjadi pada pengguna narkoba suntik.
Selain itu, alat medis yang tidak steril juga bisa menjadi perantara. Contohnya jarum akupunktur atau peralatan tato.
Pencegahan yang harus dilakukan yaitu selalu memastikan alat-alat steril.
Tenaga kesehatan juga harus mematuhi protokol keamanan ketat.
Maka dari itu, jangan pernah menggunakan jarum suntik bekas. Sebab, darah yang terinfeksi membawa konsentrasi virus tinggi.
Bahkan, berbagi alat cukur atau sikat gigi juga berisiko. Alasannya, benda-benda ini bisa terkontaminasi oleh darah.
Oleh karena itu, hindari praktik berbagi barang pribadi tersebut. Pastikan juga Anda hanya menjalani prosedur medis di fasilitas terpercaya.
Hal ini akan menjamin alat yang digunakan sudah steril.
Baca: Cara Pencegahan Hepatitis Lengkapi dengan HERBATITIS!
Transmisi Vertikal Dari Ibu ke Bayi
Transmisi vertikal terjadi ketika penularan Hepatitis B dari ibu hamil ke bayinya. Penularan ini terjadi selama proses persalinan.
Ini adalah salah satu penyebab utama infeksi kronis pada anak. Namun, penularan pada janin selama kehamilan jarang terjadi.
Pencegahan yang paling ampuh yaitu memberikan imunoglobulin dan vaksinasi segera.
Imunoglobulin harus diberikan kepada bayi segera setelah lahir. Selain itu, ibu hamil wajib menjalani tes skrining.
Sehingga, penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Semua wanita usia subur harus tahu status Hepatitis B mereka. Sebab, intervensi cepat pasca-lahir sangat efektif mencegah infeksi kronis.
Oleh karena itu, penting bagi bidan dan dokter untuk selalu waspada. Tindakan cepat ini akan memberikan perlindungan maksimal untuk bayi.
Baca: Pengobatan Hepatitis Tidak Mahal, HERBATITIS Jadi Alternatif
Hepatitis B bisa Menular dari Kontak Darah
Kontak langsung darah dari orang terinfeksi ke luka terbuka juga bisa menularkan Hepatitis B.
Luka terbuka, kulit lecet, atau membran mukosa bisa menjadi jalur masuk.
Oleh karena itu, berhati-hatilah saat menangani darah atau cairan tubuh.
Pencegahan terbaik yaitu tutup semua luka dengan perban. Kenakan sarung tangan jika terpaksa bersentuhan dengan darah orang lain.
Virus ini memang sangat stabil di lingkungan luar. Artinya, virus dapat bertahan hidup lama di permukaan kering.
Selain itu, bersihkan semua permukaan yang terkena darah dengan desinfektan. Ini akan meminimalkan risiko kontaminasi silang.
Maka dari itu, kebersihan tangan yang ketat sangat penting. Selain itu, hindari menyentuh luka terbuka tanpa pelindung. Segera cuci tangan Anda setelah kontak.
Baca: Kelebihan Herbatitis Dibandingkan Obat Hati Lainnya
Herbatitis Dukung Nutrisi untuk Hati yang Sehat

Meskipun vaksinasi menjadi pencegahan primer, menjaga kesehatan hati tetap menjadi pertahanan sekunder.
Hati yang sehat lebih mampu pulih dari segala jenis serangan. Kami menawarkan Herbatitis sebagai dukungan nutrisi.
Herbatitis membantu hati tetap kuat. Herbatitis diracik dari bahan alami yang berkhasiat.
Suplemen herbal ini mengandung Tanaman Jombang. Tanaman Jombang bertindak sebagai antioksidan.
Selain itu, ada Temulawak membantu produksi cairan empedu.
Lalu, Kunyit mengurangi peradangan hati. Oleh karena itu, Herbatitis mendukung hati Anda berfungsi optimal.
Baca: Pahami Cara Minum Herbatitis agar Hasilnya Maksimal
Pencegahan Paling Efektif
Pencegahan Hepatitis B yang paling manjur dan universal adalah vaksinasi.
Vaksin ini aman dan sangat efektif. Vaksinasi memberikan perlindungan jangka panjang terhadap virus.
Semua anak harus menerima vaksinasi saat lahir. Semua orang dewasa yang berisiko tinggi juga harus mendapat vaksin.
Maka dari itu, jika Anda belum pernah divaksin, segera dapatkan vaksinasi. Sebab, vaksinasi merupakan benteng pertahanan terkuat yang bisa kita miliki.
Intinya, penularan Hepatitis B terjadi melalui darah dan cairan tubuh. Pahami cara penularan, lakukan vaksinasi, dan berikan dukungan nutrisi hati dengan Herbatitis.
Apabila tertarik melakukan pemesanan Herbatitis, klik link di bawah.




