Bagi penderita darah tinggi atau hipertensi, pola makan menjadi pertahanan penting mencegah komplikasi. Penyakit ini sering berkaitan dengan serangan jantung, stroke, dan gangguan ginjal.
Oleh karena itu, tekanan darah sangat sensitif terhadap asupan natrium, lemak jenuh, dan gula berlebih. Maka, mengenali makanan pantangan penderita darah tinggi menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan.
Selain itu, dukungan nutrisi yang tepat dapat membantu menjaga fungsi jantung. Mari memahami sumber natrium tersembunyi yang sering terabaikan.
Baca: Sambung Nyawa Bikin Pembuluh Darah Lebih Elastis
Makanan Pantangan Penderita Darah Tinggi
Kelompok I: Makanan pantangan penderita darah tinggi tinggi natrium dan garam
Asupan natrium tinggi membuat tubuh menahan cairan sehingga volume darah meningkat. Akibatnya, tekanan darah ikut naik dan membebani pembuluh darah.
1. Makanan kaleng dan olahan
Makanan kaleng seperti sup, sayuran, dan daging olahan mengandung natrium tinggi. Oleh karena itu, pilih produk rendah natrium atau masak sendiri di rumah.
2. Daging olahan dan daging asin
Daging seperti bacon, ham, dan daging asin mengandung natrium serta lemak jenuh. Selain itu, bahan pengawet di dalamnya dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah.
Baca: Pegagan Membuat Peredaran Darah Lancar ke Jantung
3. Makanan cepat saji dan gorengan instan
Pizza, burger, dan ayam goreng instan mengandung kalori, natrium, serta lemak jenuh. Akibatnya, makanan ini dapat memperburuk kondisi tekanan darah.
4. Bumbu instan, saus botolan, dan kecap asin
Produk ini sering menjadi sumber natrium tersembunyi dalam masakan. Sebagai gantinya, gunakan bawang putih, jahe, atau rempah kering alami.
Baca: 7 Manfaat Seledri untuk Tekanan Darah Tinggi
5. Keju keras dan keju olahan
Sebagian besar keju keras mengandung natrium tinggi. Sebab, produsen menggunakan garam dalam proses fermentasi dan pengawetan.
6. Acar, makanan asin, dan kerupuk kemasan
Proses pengasinan memerlukan garam dalam jumlah besar. Selain itu, kerupuk kemasan sering mengandung natrium tambahan.
Baca: Cara Melindungi Jantung dengan Suplemen Herbal
Kelompok II: Makanan pantangan penderita darah tinggi tinggi lemak jenuh
Lemak jenuh dan kolesterol dapat memicu penumpukan plak di arteri. Kondisi ini membuat pembuluh darah kaku dan tekanan darah meningkat.
7. Lemak hewani dan jeroan
Kulit ayam, jeroan, dan daging berlemak mengandung lemak jenuh tinggi. Maka, pilih daging tanpa lemak untuk konsumsi harian.
8. Produk susu full cream
Susu, krim, dan es krim full cream mengandung lemak jenuh. Oleh karena itu, pilih susu rendah lemak atau skim.
9. Makanan yang digoreng
Proses menggoreng menambah lemak trans dan lemak jenuh. Akibatnya, pembuluh darah lebih mudah menyempit.
Baca: Manfaat Sambung Nyawa yang Jarang Orang Tahu
Kelompok III: Makanan pantangan penderita darah tinggi tinggi gula dan stimulan
Gula dan stimulan dapat memengaruhi berat badan serta respons metabolik tubuh. Kondisi ini berhubungan erat dengan peningkatan tekanan darah.
10. Minuman manis dan soda kemasan
Minuman tinggi gula juga dapat memicu kenaikan berat badan. Selain itu, resistensi insulin dapat memperburuk hipertensi.
11. Kue dan makanan penutup manis
Donat dan kue manis mengandung gula serta lemak jenuh. Bahkan, beberapa produk juga menyimpan natrium tersembunyi.
12. Kafein berlebihan
Kafein dapat memicu lonjakan tekanan darah sementara. Oleh sebab itu, batasi kopi dan minuman energi.
Baca: Mau Jantung Sehat? Rutin Konsumsi Suplemen Ini
Ocardio: Dukungan Nutrisi untuk Pembuluh Darah Lancar

Baca: Khasiat Mengkudu di Ocardio untuk Jantung Sehat
Selain diet, dukungan nutrisi juga memiliki peran penting. Ocardio hadir sebagai pendamping pola makan sehat bagi penderita darah tinggi.
Produk ini membantu mendukung sirkulasi darah dan menjaga fungsi pembuluh darah. Ocardio memiliki kandungan herbal yang dikenal luas di masyarakat.
Seledri dan sambung nyawa sering digunakan untuk membantu menjaga tekanan darah. Selain itu, rosella dan mengkudu mengandung antioksidan yang mendukung kesehatan pembuluh darah.
Pegagan juga membantu menjaga aliran darah tetap lancar. Oleh karena itu, Ocardio dapat melengkapi diet rendah natrium secara seimbang.
Baca: Pengobatan Stroke Ringan serta Terapinya
Selain memperhatikan makanan pantangan penderita darah tinggi, perhatikan juga cara memasak harian. Misalnya, pilih metode kukus, rebus, atau tumis ringan. Dengan begitu, asupan lemak tetap terkontrol.
Selain itu, kebiasaan membaca label gizi membantu penderita darah tinggi menghindari natrium tersembunyi sejak awal. Jadi, menghindari makanan pantangan penderita darah tinggi membantu menjaga tekanan darah lebih stabil.
Oleh karena itu, batasi natrium, kurangi lemak jenuh, dan kendalikan asupan gula.
Selain itu, lengkapi pola makan sehat dengan dukungan nutrisi seperti Ocardio. Dengan langkah ini, penderita darah tinggi dapat menjalani hidup lebih sehat dan nyaman.
Jika ingin membeli produk Ocardio, check out melalui link di bawah ini.




