10 Makanan Pemicu Wasir yang Sebaiknya Dihentikan

Memahami berbagai makanan pemicu wasir membantu kita mengenali pemicunya lebih awal dan mencegah gejalanya kambuh.

Memahami apa saja makanan pemicu wasir sangat penting bagi siapa pun yang ingin mencegah kambuhnya hemoroid.

Kondisi ini muncul akibat pembengkakan pembuluh darah di anus dan rektum.

Karena itu, pola makan yang tepat dapat membantu tubuh mengurangi tekanan berlebih saat buang air besar.

Selain itu, perubahan kecil dalam kebiasaan makan dapat berdampak besar pada kenyamanan sehari-hari.

1. Makanan Rendah Serat Olahan sebagai Makanan Pemicu Wasir

Banyak orang tidak menyadari bahwa makanan olahan yang miskin serat sering memicu sembelit.

Roti putih, nasi putih, dan produk tepung terigu olahan membuat feses keras sehingga sulit untuk keluar.

Selain itu, tekstur feses yang kering memaksa tubuh mengejan kuat.

Kondisi ini tentu meningkatkan risiko munculnya wasir.

2. Daging Merah Berlebihan

Membutuhkan Waktu lebih lama untuk mencerna daging merah membutuhkan.

Selain itu, kandungan seratnya yang minim memperlambat pergerakan usus.

Pola makan yang terlalu banyak daging merah dapat menumpuk sisa makanan di saluran pencernaan.

Akibatnya, sembelit lebih mudah terjadi pada penderita hemoroid.

Baca: Kegunaan Hemotera untuk Mengatasi Wasir dan Ambeien

3. Makanan Cepat Saji dan Gorengan Termasuk Makanan Pemicu Wasir

Makanan cepat saji biasanya tinggi lemak dan garam.

Selain itu, makanan jenis ini sangat rendah serat. Lemak jenuh memperlambat proses pencernaan.

Dengan demikian, susunan feses menjadi lebih padat dan susah bergerak.

Saat usus tidak bekerja optimal, tubuh cenderung mengejan lebih keras.

4. Keju dan Produk Olahan Susu

Beberapa orang cukup sensitif terhadap produk susu. Selain itu, keju cenderung membuat feses lebih padat.

Tekstur feses yang mengeras dapat membuat penderita wasir merasa tidak nyaman saat buang air besar.

Oleh karena itu, mengurangi konsumsi keju dapat membantu menjaga pergerakan usus tetap lancar.

Baca: Apa Perbedaan Wasir dan Ambeien?

5. Makanan Pedas dan Bumbu Kuat sebagai Makanan Pemicu Wasir

Makanan pedas tidak menyebabkan wasir secara langsung.

Namun, capsaicin, senyawa pedas dalam cabai, dapat mengiritasi saluran pencernaan hingga area anus.

Selain itu, iritasi ini dapat menimbulkan rasa perih, gatal, dan panas.

Kondisi tersebut membuat gejala hemoroid terasa lebih menyiksa.

6. Alkohol dan Minuman Berkafein Tinggi

Alkohol dan minuman berkafein memiliki efek diuretik.

Selain itu, keduanya dapat membuat tubuh kehilangan cairan dengan cepat.

Bila tidak mengimbangi air yang cukup, feses menjadi sangat kering.

Tekstur keras ini akhirnya memicu sembelit yang memperparah keluhan wasir.

Baca: Obat Wasir di Apotek yang Ampuh

7. Makanan yang Diproses Berlebihan Bisa Menjadi Makanan Pemicu Wasir

Makanan kemasan menjadi makanan pemicu wasir karena umumnya kehilangan sebagian besar nutrisi penting, terutama serat.

Selain itu, kandungan pengawet, gula, dan garam tambahan cukup tinggi.

Kombinasi ini tidak mendukung sistem pencernaan untuk bekerja maksimal.

Tanpa serat alami dari makanan segar, risiko hemoroid lebih mudah meningkat.

Baca: Faktor Penyebab Wasir dan Faktor Risiko yang Perlu Dihindari

8. Makanan Terlalu Asin

Asupan garam yang berlebihan memengaruhi keseimbangan cairan tubuh.

Selain itu, retensi air dapat mengurangi kelembapan alami dalam feses.

Kondisi tersebut membuat feses lebih keras.

Maka dari itu, memilih makanan segar lebih baik daripada camilan tinggi natrium.

9. Cokelat Murni

Cokelat, terutama yang tinggi lemak, sering memperlambat gerak usus pada sebagian orang.

Selain itu, konsumsi dalam porsi besar dapat memicu konstipasi.

Bila ingin menikmatinya, pilih cokelat dengan kakao tinggi dan konsumsi dalam jumlah kecil.

10. Suplemen Zat Besi sebagai Salah Satu Makanan Pemicu Wasir

Suplemen zat besi dapat menyebabkan sembelit.

Selain itu, beberapa orang mengalami rasa tidak nyaman di perut setelah mengonsumsinya.

Karena itu, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan ketika memerlukan suplementasi.

Dengan pengawasan yang tepat dapat meminimalkan efek samping.

Baca: Ciri – Ciri Wasir yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Solusi Alami untuk Mengurangi Dampak Makanan Pemicu Wasir

Membatasi konsumsi makanan pemicu wasir merupakan langkah penting.

Selain itu, beberapa gejala tetap dapat muncul meskipun sudah menjaga pola makan.

Ketika wasir kambuh, rasa sakit dan gatal sering mengganggu aktivitas harian.

Banyak orang memilih dukungan herbal sebagai langkah tambahan.

Oleh karena itu, hadirlah Hemotera untuk membantu meredakan benjolan wasir.

Komposisinya memadukan herbal seperti daun ungu, temu putih, lidah buaya, kunyit, dan sambiloto.

Kelima bahan tersebut terkenal membantu meredakan pembengkakan.

Selain itu, kombinasi herbal tersebut dapat mengurangi rasa tidak nyaman di area anus.

hemotera makanan pemicu wasir

Hemotera telah memiliki izin BPOM, dan bersertifikasi halal.

Sehingga membantu menjaga keamanan konsumsi jangka panjang.

Dengan memahami makanan pemicu wasir, seseorang dapat mengurangi risiko kambuh secara signifikan.

Selain itu, kebiasaan makan yang lebih berserat akan menjaga pencernaan tetap lancar.

Dukungan herbal yang tepat juga dapat mempercepat pemulihan.

Mengelola pola makan adalah langkah paling efektif untuk menjaga kenyamanan jangka panjang bagi penderita hemoroid.

Klik tombol di bawah untuk membeli Hemotera dan mulai merasakan bantuan alami yang lebih nyaman.